
Banyak Mama yang merasa cemas apakah bayi mereka sudah cukup ASI. Artikel ini akan membantu Mama memahami tanda-tanda bayi cukup ASI, tanda-tanda bayi kurang ASI, hingga cara memastikan kebutuhan si kecil terpenuhi.
Bagaimana Cara Mengetahui Bayi Cukup ASI?
Bayi yang cukup ASI biasanya menunjukkan beberapa tanda berikut:
- Popok basah secara rutin: Bayi yang mendapatkan cukup ASI biasanya akan mengganti 6-8 popok basah setiap hari.
- Pertumbuhan berat badan sesuai usia: Kenaikan berat badan bayi adalah salah satu indikator utama cukupnya ASI. Konsultasikan grafik pertumbuhan dengan tenaga medis.
Tanda-Tanda Bayi Kurang ASI
Sebaliknya, bayi yang kurang ASI bisa menunjukkan tanda-tanda berikut:
- Berat badan tidak naik atau bahkan turun: Ini adalah tanda yang paling jelas bahwa bayi mungkin tidak cukup mendapatkan ASI.
- Jumlah popok basah kurang dari 6 dalam sehari: Jika bayi hanya mengganti sedikit popok basah, konsultasikan dengan dokter.
Baca Juga: Ciri-ciri ASI Tersumbat, dan Bagaimana Cara Mencegahnya
Apa Akibat Bayi Kurang ASI?
Kurangnya ASI dapat berdampak pada:
- Penurunan berat badan bayi: Bayi yang kurang ASI tidak mendapatkan kalori dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh.
- Dehidrasi: Bayi yang tidak cukup ASI berisiko mengalami dehidrasi, yang dapat membahayakan kesehatannya.
- Penurunan energi: Kekurangan ASI bisa membuat bayi lesu dan kurang aktif.
Bagaimana Mengetahui Bayi Sudah Kenyang ASI?
Mengetahui bahwa bayi sudah kenyang dapat dilihat dari:
- Melepas payudara sendiri: Bayi yang kenyang biasanya akan melepaskan payudara dengan sendirinya.
- Nafas melambat: Setelah kenyang, bayi akan bernapas lebih tenang dan terlihat rileks.
- Bayi tertidur setelah menyusu: Banyak bayi yang tertidur setelah kenyang. Namun, ini bukan satu-satunya tanda karena bayi juga bisa tertidur karena kelelahan.
Baca Juga: Susu Terbaik Untuk Ibu Menyusui
Bayi Tertidur Saat Menyusu: Apakah Ini Tanda Sudah Kenyang?
Tertidurnya bayi saat menyusu tidak selalu berarti ia kenyang. Kadang, bayi tertidur karena merasa nyaman berada di dekat Mama. Untuk memastikan si kecil sudah kenyang, coba periksa apakah ia sudah menyusu dengan baik (ditandai dengan gerakan menelan yang terlihat).
Tips untuk Mama
- Menyusui langsung saat bersama bayi: Hubungan kulit ke kulit membantu produksi ASI tetap optimal.
- Istirahat yang cukup: Mama yang sehat dan cukup istirahat akan lebih mudah memproduksi ASI.
- Perbanyak cairan dan makanan bergizi: Pastikan Mama mengonsumsi cukup air dan makanan bernutrisi.
- Konsultasi dengan Konselor Laktasi: Apabila Mama menemukan kesulitan dalam proses mengASIhi, jangan ragu untuk konselor menyusui. Mama bisa konsultasi dengan MamaBear Certified Counselor, yang siap 24 jam. Link Konsultasi : https://wa.me/628888695757?text=Hai%20MamaBear,%20saya%20mau%20konsultASI%20.%20.%20.%20
Video dan Gambar Pendukung
- Video panduan menyusui yang benar.
- Gambar grafik pertumbuhan bayi.
Sumber:
- American Academy of Pediatrics. (2022). How to Know Your Baby is Getting Enough Breast Milk.
- World Health Organization. (2021). Breastfeeding.