Makanan bersantan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki cita rasa yang gurih. Mungkin saja Mama juga termasuk penggemar makanan bersantan. Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan yaitu tentang keamanan konsumsi makanan bersantan untuk busui. Ada banyak informasi yang beredar di kalangan masyarakat tentang konsumsi makanan bersantan untuk busui, tapi belum terbukti kebenarannya. Yuk, simak penjelasan di bawah ini agar Mama makin tahu fakta seputar konsumsi makanan bersantan untuk busui!
Mitos tentang Makanan Bersantan untuk Busui
Ada mitos yang tersebar di kalangan masyarakat jika konsumsi makanan bersantan untuk busui bisa menyebabkan diare bagi bayi. Alasannya karena makanan bersantan mengandung cukup tinggi lemak yang mungkin belum bisa tercerna secara sempurna oleh tubuh bayi. Tapi, informasi itu termasuk mitos, ya, Ma!
Fakta tentang Makanan Bersantan untuk Busui
Menanggapi mitos tentang makanan bersantan untuk busui, faktanya makanan bersantan untuk busui tidak memberikan dampak buruk pada ASI dan bayi. Tapi, Mama yang memiliki riwayat kolesterol tinggi perlu memperhatikan konsumsi makanan bersantan untuk busui. Konsumsi makanan bersantan untuk busui bisa mengganggu kesehatan Mama jika berlebihan. Bagi Mama yang perlu membatasi konsumsi santan karena alasan kesehatan, Mama bisa menggantinya dengan konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, atau bahan makanan pengganti santan lainnya yang lebih sehat.
Pengalaman Konsumsi Makanan Bersantan untuk Busui
Dilansir dari laman Health Shots, seorang busui membagikan pengalamannya tentang konsumsi makanan bersantan untuk busui. Ia memiliki pengalaman yang baik dan positif tentang konsumsi makanan bersantan untuk busui. Ia mengatakan jika konsumsi makanan bersantan untuk busui bisa membantu dalam peningkatan produksi ASI oleh tubuh. Setiap busui mungkin akan berbeda efeknya, tetapi ia hanya menceritakan pengalamannya tentang konsumsi makanan bersantan untuk busui. Pengalaman busui tersebut memang terbukti kebenarannya. Santan kaya akan kandungan lemak baik dan nutrisi yang terbukti sangat membantu dalam memproduksi ASI yang melimpah karena dapat meningkatkan hormon menyusui pada busui.
Manfaat Konsumsi Makanan Bersantan untuk Busui
Konsumsi makanan bersantan untuk busui memiliki dampak yang positif untuk Mama dan bayi. Kandungan nutrisi dan produksi ASI oleh tubuh Mama bisa meningkat. Hal itu karena santan mengandung bermacam zat, seperti asam laurat dan kaprat. Dilansir dari laman Mommy Nearest, asam laurat sangat penting untuk pertumbuhan anak-anak. Asam laurat dan kaprat bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI bagi busui. Asam laurat dan kaprat memiliki sifat antimikroba ASI dan memberikan pengaruh yang baik untuk meningkatkan sistem kekebalan bagi tubuh bayi.
Asam laurat yang terkandung dalam ASI dapat membantu bayi untuk melawan infeksi dan meningkatkan imunitas sehingga terhindar dari serangan berbagai penyakit, lho, Ma! Dilansir dari laman Freshly Moms, asam laurat dipercaya efektif dalam melawan virus, bakteri, dan kuman yang berbahaya bagi tubuh. Lemak yang terkandung dalam santan juga bisa membantu untuk meningkatkan energi dan sistem kekebalan busui, serta membantu menstabilkan kadar gula dalam darah. Wah, ternyata banyak banget manfaat konsumsi makanan bersantan untuk busui!
Nah, itulah penjelasan tentang konsumsi makanan bersantan untuk busui yang perlu Mama pahami. Ternyata, santan memiliki banyak manfaat dan dampak positif untuk busui serta bayi. Makanan bersantan untuk busui aman dikonsumsi, asalkan tidak berlebihan. Tenang saja ya, Ma. Mama dapat mengimbangi asupan nutrisi dalam tubuh dengan mengonsumsi teh pelancar ASI MamaBear untuk membuat tubuh lebih bugar.
Sources:
Three Foods Every Breastfeeding Mother Should Have (mommynearest.com)