Ibu menyusui yang ingin berpuasa mungkin bingung kapan waktu yang tepat untuk menyusui si Kecil saat puasa. Kapan jadwal yang tepat untuk menyusui saat puasa? Bagaimana tips puasa untuk Ibu menyusui? Artikel ini akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Mam.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Ibu Menyusui Berpuasa?
Menurut para ahli kesehatan, berpuasa lebih dianjurkan untuk Mama yang memiliki bayi berusia di atas 6 bulan dan sudah bisa menerima nutrisi dari sumber lain selain ASI. Jika ASI Mama menjadi sumber nutrisi satu-satunya bagi si Kecil, Mama bisa kembali mempertimbangkan untuk berpuasa atau tidak.
Kalau Mama sudah memutuskan untuk tetap menyusui selama puasa, maka sebaiknya selalu memastikan kebutuhan nutrisi dan cairan tubuh Mama sudah tercukupi dengan baik. Sehingga, asupan ASI untuk si Kecil tidak terpengaruh ketika Mama puasa.
Kapan Jadwal yang Tepat untuk Menyusui Saat Puasa?
Prinsip produksi ASI adalah supply and demand, semakin sering menyusui, maka ASI yang diproduksi oleh tubuh Mama juga akan semakin banyak. Namun, penting untuk diingat bahwa setiap bayi memiliki kebutuhan ASI yang berbeda-beda dan jadwal menyusui yang bervariasi.
Jadwal menyusui saat puasa sebenarnya tidak perlu berubah, meskipun Mama sedang berpuasa. Pastikan tetap susui semau bayi ya, Mam. Hal ini memang dibutuhkan supaya tubuh Mama tetap mendapatkan sinyal untuk terus menyediakan ASI untuk si Kecil.
Jadi, meskipun puasa, Mama dianjurkan untuk tetap rutin menyusui bayi dan pumping ASI sesuai jadwal biasanya, paling tidak 2-3 jam sekali. Namun, ada beberapa jadwal menyusui saat puasa yang dianggap lebih optimal, yaitu:
1. Setelah sahur
Setelah sahur merupakan jadwal menyusui saat puasa yang dianjurkan karena Mama masih memiliki asupan cairan dan nutrisi yang cukup untuk memproduksi ASI. Mama bisa menyusui bayi sebelum atau sesudah sholat subuh, tergantung pada kebiasaan dan kenyamanan Mama dan bayi.
2. Sebelum berbuka puasa
Waktu ini adalah saat tubuh Mama mulai kekurangan cairan dan nutrisi, sehingga ASI yang diproduksi mungkin sedikit berkurang. Namun, Mama tetap bisa menyusui bayi sebelum berbuka puasa untuk memberikan rasa kenyang dan tenang pada bayi. Mama juga bisa memanfaatkan waktu ini untuk pumping ASI sebagai cadangan.
3. Setelah berbuka puasa
Jadwal menyusui saat puasa berikutnya adalah setelah berbuka puasa, tubuh Mama sudah mendapatkan kembali cairan dan nutrisi yang dibutuhkan untuk memproduksi ASI. Mama bisa menyusui bayi setelah berbuka puasa dan sebelum sholat maghrib, atau setelah sholat maghrib dan sebelum sholat isya, tergantung pada kebiasaan dan kenyamanan Mama dan bayi.
4. Malam hari
Waktu ini adalah saat tubuh Mama masih memiliki cairan dan nutrisi yang cukup untuk memproduksi ASI. Salah satu jadwal menyusui saat puasa yang bisa Mama lakukan adalah di malam hari, baik sebelum atau sesudah sholat tarawih, atau saat bayi bangun di tengah malam. Ibu juga bisa memanfaatkan waktu ini untuk pumping ASI sebagai cadangan.
6 Tips Puasa untuk Ibu Menyusui
Supaya puasa tetap lancar, Ibu menyusui bisa mengikuti beberapa tips berikut:
1. Berkonsultasi pada dokter atau konselor menyusui
Sebelum memutuskan untuk berpuasa, Mama sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter atau konselor menyusui untuk mengetahui kondisi kesehatan Mama dan bayi, serta dampak puasa terhadap produksi ASI. Dokter atau konselor menyusui juga bisa memberikan saran dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan Mama dan bayi.
2. Menjaga hidrasi dalam tubuh
Saat menyusui, Mama membutuhkan cairan yang lebih banyak daripada saat tidak menyusui. Oleh karena itu, Mama harus memastikan untuk minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka puasa, paling tidak 8-12 gelas per hari.
Mama juga bisa mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit, seperti air kelapa, jus buah, atau susu. Hindari minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, atau soda, karena bisa menyebabkan dehidrasi dan mengurangi produksi ASI.
Baca juga: 6 Tips Ibu Menyusui Mengatasi Dehidrasi Saat Puasa
3. Memanfaatkan waktu sahur dan berbuka
Waktu sahur dan berbuka adalah waktu yang penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Mama dan si Kecil. Mama harus memilih makanan yang sehat, bergizi, dan berkalori cukup saat sahur dan berbuka.
Makanan yang baik untuk Ibu menyusui adalah yang mengandung karbohidrat, protein, serat, lemak, vitamin, dan mineral, seperti nasi, roti, daging, telur, ikan, susu, sayur, dan buah.
Hindari makanan yang berlemak, berminyak, pedas, atau manis, karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan mengurangi produksi ASI ya, Mam.
Baca juga: 7 Rekomendasi Makanan Sehat untuk Busui selama Puasa
4. Mendengarkan dan memahami kondisi tubuh
Mama perlu selalu waspada terhadap gejala dehidrasi atau kelelahan yang bisa terjadi saat puasa. Gejalanya antara lain pusing, lemas, mual, mulut kering, volume urine berkurang dengan warna kuning gelap, dan produksi ASI menurun.
Jika Mama merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera membatalkan puasa dan memulihkan kesehatannya terlebih dahulu. Jangan memaksakan diri untuk berpuasa jika kondisi tubuh tidak memungkinkan, yaa…
5. Tetap menyusui dan pumping
Mama harus tetap menyusui dan pumping ASI sesuai jadwal biasanya, meskipun sedang berpuasa. Hal ini penting untuk menjaga produksi ASI tetap stabil dan memenuhi kebutuhan bayi. Mama juga bisa menyimpan ASI yang dipompa di dalam kulkas atau freezer, untuk digunakan saat darurat atau sebagai cadangan.
Jadi, jadwal menyusui yang tepat saat puasa adalah tetap menyusui semau bayi ya, Mam. Oleh karena itu, selalu penuhi asupan nutrisi agar proses menyusui si Kecil tetap lancar selama berpuasa. Selamat berpuasa, Mama!
Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!
Sources:
1. Ibu, Ini Waktu Menyusui yang Tepat saat Puasa. URL: https://www.halodoc.com/artikel/ibu-ini-waktu-menyusui-yang-tepat-saat-puasa (diakses 6/3/2024)
2. Religious fasting and breastfeeding. URL: https://www.breastfeeding.asn.au/resources/religious-fasting-and-breastfeeding (diakses 6/3/2024)
3. Religious fasting – pregnancy and breastfeeding. URL: https://www.pregnancybirthbaby.org.au/religious-fasting-pregnancy-and-breastfeeding (diakses 6/3/2024)
4. Breastfeeding and fasting. URL: https://www.babycentre.co.uk/a1028957/breastfeeding-and-fasting (diakses 6/3/2024)
5. Breastfeeding during Ramadan. URL: https://www.breastfeedingnetwork.org.uk/breastfeeding-during-ramadan (diakses 6/3/2024)