Sendawa tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, namun bayi juga perlu untuk sendawa untuk mengeluarkan gas yang ada di dalam perut bayi. Lalu seberapa penting sebenarnya menyendawakan bayi setelah menyusu? Ternyata, hal ini penting dilakukan karena bayi berusia 0 – 6 bulan belum bisa bersendawa sendiri dan orang tua sebaiknya membantu untuk menyendawakan bayi.
Dilansir dari Parents, The American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk menyendawakan bayi secara teratur, meskipun bayi terlihat biasa saja atau tidak mengeluarkan gas saat disendawakan.
Yuk! Simak ulasan berikut agar Mama tahu pentingnya menyendawakan bayi setelah menyusu.
Menyendawakan Bayi Memiliki Banyak Manfaat
Tahukah Mama? Menyendawakan bayi ternyata memiliki banyak manfaat, lho! Salah satunya adalah untuk membantu mengurangi gas yang ada di perut bayi.
Ketika bayi menyusu dengan cepat, atau aliran ASI Mama deras, ada udara yang ikut masuk dan terperangkap di perut bayi. Udara ini membuat bayi merasa tidak nyaman.
Selain udara yang masuk saat menyusu, gas yang terperangkap di dalam perut bayi bisa saja berasal dari pemecahan makanan oleh bakteri di usus besar yang, dimana gas ini terbaca juga di ASI.
Inilah mengapa, sebaiknya ketika selesai menyusui Mama dianjurkan untuk menyendawakan bayi. Hal ini diperlukan untuk membantu pencernaan bayi lebih nyaman dan mencegah masalah perut. Hal ini tentunya membantu bayi memiliki kualitas tidur yang baik dan lebih nyenyak.
Lalu bagaimana sih cara menyendawakan bayi yang benar?
Cara Menyendawakan Bayi
Ketika sedang menyendawakan bayi, tak jarang bayi akan mengalami gumoh. Hal ini merupakan sesuatu yang normal karena ASI yang baru saja diminum akan ikut terdorong oleh gas yang keluar dari perut. Jadi, ketika ingin menyendawakan bayi sebaiknya Mama menyiapkan lap kecil untuk membersihkan gumohnya. Nah, sekarang, coba pilihan cara berikut ini, ya.
1.Posisi Tegak
Gendong bayi dalam posisi tegak lalu sandarkan di bahu agar lebih tinggi. Ini akan membantu gas lebih mudah keluar.
2. Posisi Duduk
Posisikan bayi seperti sedang duduk di pangkuan Mama dan pastikan tetap menyangga bayi dengan lengan. Tepuk pelan punggungnya untuk mengeluarkan gas dari perutnya.
3. Posisi Tengkurap
Tengkurapkan bayi di pangkuan Mama, seperti posisi tummy time. Tepuk pelan punggungnya sampai bayi berhasil sendawa.
Nah, bagaimana, Ma? Posisi menyendawakan bayi yang mana yang lebih nyaman untuk Mama dan bayi?
Penulis: Anisa Luana
Editor: Mega Pratidina
Sumber:
https://hellosehat.com/parenting/bayi/perawatan-bayi/cara-menyendawakan-bayi/
https://www.aap.org/en/news-room/
https://www.orami.co.id/magazine/menyendawakan-bayi-setelah-menyusu/
https://www.sehatq.com/artikel/cara-menyendawakan-bayi-untuk-mengatasi-kembung
https://www.orami.co.id/magazine/cara-menyendawakan-bayi/