Ringkasan Singkat
Mama mungkin bertanya-tanya, apakah aman berhubungan intim saat hamil muda? Tenang, Ma. Pada kehamilan yang sehat dan normal, hubungan intim umumnya aman dilakukan. Namun, ada beberapa kondisi tertentu di mana dokter bisa menyarankan untuk menghindari hubungan sementara waktu, seperti bila Mama mengalami plasenta previa, pendarahan dari vagina, riwayat keguguran berulang, atau ancaman persalinan prematur (Mayo Clinic, 2023).
Apakah Hubungan Seks Bisa Menyebabkan Keguguran?
Ini salah satu kekhawatiran paling umum, Ma. Faktanya, hubungan intim tidak menyebabkan keguguran pada kehamilan yang sehat. Keguguran biasanya terjadi akibat kelainan kromosom pada janin, bukan karena aktivitas seksual (American College of Obstetricians and Gynecologists [ACOG], 2022).
Rahim Mama dilindungi oleh otot yang kuat, cairan ketuban, dan sumbat lendir pada leher rahim, yang berfungsi sebagai pengaman alami agar janin tetap aman selama kehamilan.
Kondisi Medis yang Membuat Dokter Menganjurkan untuk Menghindari Seks
Jika Mama mengalami salah satu kondisi berikut, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum berhubungan:
- Perdarahan atau bercak dari vagina tanpa sebab jelas
- Plasenta menutupi sebagian atau seluruh jalan lahir (plasenta previa)
- Riwayat atau ancaman persalinan prematur
- Ketuban pecah dini
- Nyeri hebat saat berhubungan
- Riwayat keguguran berulang
Kondisi-kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko komplikasi jika terjadi stimulasi rahim saat hubungan intim (NHS, 2022).
Mitos vs Fakta
| Mitos | Fakta |
| Berhubungan bisa menyebabkan tali pusat melilit leher janin | ❌ Tidak benar. Tali pusat melilit biasanya terjadi karena gerakan janin sendiri, bukan karena hubungan intim. |
| Seks bisa membuat janin terguncang dan keguguran | ❌ Tidak benar. Janin dilindungi ketat oleh rahim dan cairan ketuban. |
| Tidak boleh orgasme saat hamil | ❌ Aman pada kehamilan sehat, selama Mama nyaman dan tidak ada kondisi medis yang melarang. |
Menurut penelitian yang dimuat di Journal of Sexual Medicine (von Sydow, 2020), aktivitas seksual selama kehamilan justru mendukung kesejahteraan emosional dan ikatan pasangan, selama dilakukan dengan aman dan saling menghormati.
Posisi yang Aman dan Nyaman Saat Hamil Muda
Pada trimester pertama, sebagian Mama mungkin masih merasa mual, mudah lelah, atau sensitif di area payudara. Berikut beberapa posisi yang bisa membantu Mama tetap nyaman:
- Side-lying (berbaring miring) — mengurangi tekanan pada perut.
- Woman on top — Mama bisa mengontrol kedalaman dan kecepatan.
- Spooning — posisi santai yang tetap menjaga keintiman.
💡 Tips: Gunakan bantal tambahan untuk menopang tubuh dan jangan lupa komunikasi terbuka dengan pasangan ya, Ma!
Tips Agar Tetap Nyaman Saat Berhubungan
- Pilih waktu saat Mama merasa paling rileks, misalnya setelah mandi air hangat.
- Pastikan area intim bersih dan gunakan pelumas berbahan dasar air jika diperlukan.
- Hindari tekanan langsung pada perut.
- Dengarkan tubuh Mama. Jika muncul nyeri, segera hentikan.
- Jangan lupa tetap rawat kedekatan emosional dengan pasangan, bukan hanya fisik.
Baca Juga: 12+ Manfaat Kurma Muda untuk Ibu Hamil, Bantu Lancarkan Persalinan
Kapan Harus Menghindari atau Segera Konsultasi ke Dokter
Segera periksa ke dokter bila Mama mengalami:
- Perdarahan, nyeri, atau kram setelah berhubungan
- Cairan keluar dari vagina dalam jumlah banyak
- Gerakan janin berkurang
- Tanda-tanda kontraksi dini
Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi rahim dan janin tetap aman.
FAQ untuk Mama
1. Apakah hubungan seks bisa menyebabkan keguguran?
Tidak, Ma. Selama kehamilan sehat, hubungan intim tidak menyebabkan keguguran (ACOG, 2022).
2. Apakah aman berhubungan saat trimester pertama?
Aman, asalkan tidak ada kontraindikasi medis. Dengarkan tubuh Mama dan hindari posisi menekan perut.
3. Bolehkah orgasme?
Boleh, Ma. Namun jika menyebabkan kontraksi atau nyeri, sebaiknya hentikan dan konsultasikan ke dokter.
Baca Juga: Mudah! Ikuti 11 Cara Pijat Payudara saat Hamil!
Keintiman dengan pasangan bukan hanya tentang fisik, tapi juga tentang menjaga hubungan emosional di masa penuh perubahan ini. Hamil adalah perjalanan luar biasa, dan Mama tetap berhak merasa dicintai, dihargai, dan nyaman.
Setelah kelahiran nanti, apabila Mama memiliki pertanyaan seputar cara berhubungan setelah melahirkan maupun cara menyusui si kecil dengan tepat, Mama bisa berkonsultasi secara gratis bersama Konselor Menyusui MamaBear. https://wa.me/628888695757?text=Hai%20MamaBear%20saya%20dari%20website,%20mau%20konsultasi%20dong
📚 Referensi
- American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). (2022). Sex During Pregnancy. https://www.acog.org/womens-health/faqs/sex-during-pregnancy
- Mayo Clinic. (2023). Sex during pregnancy: What’s OK, what’s not. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/sex-during-pregnancy/faq-20058518
- National Health Service (NHS). (2022). Sex in pregnancy. https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/sex/
- von Sydow, K. (2020). Sexuality during pregnancy and after childbirth: A meta-analysis. Journal of Sexual Medicine, 17(4), 675–689. https://doi.org/10.1016/j.jsxm.2019.12.004

MamaBear Kookie Bites Bundling 3 Pouch Rasa Chunky Oat + Choco Nut + Cheese
Paket Bundling 4 Teh MamaBear Pelancar ASI BOX FREE Botol ASI Kaca
Happiness Package By MamaBear | Pelancar ASI | ASI Booster
MamaBear AlmonMix Minuman Serbuk Almond Dengan Daun Kelor 3Box Advanced Formula 