Hai, Mama! Bayi baru lahir yang sulit tidur di malam hari seringkali membuat Mama khawatir dan lelah. Namun, penting untuk diketahui bahwa ini adalah hal yang umum terjadi, terutama pada minggu-minggu pertama kehidupan bayi. Mari kita bahas beberapa alasan mengapa bayi susah tidur dan bagaimana ASI bisa membantu dalam mengatasi masalah ini.
First Night Syndrome: Apa yang Terjadi pada Bayi Baru Lahir?
Bayi yang baru lahir sering mengalami kondisi yang disebut First Night Syndrome. Ini adalah periode di mana bayi mengalami kesulitan tidur pada malam pertama mereka setelah lahir. Setelah menjalani proses persalinan yang panjang, bayi harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang berbeda dari rahim. Mereka mungkin merasa cemas, bingung, dan membutuhkan kenyamanan lebih dari Mama.
Pada malam pertama, bayi mungkin akan sering terbangun, menangis, dan mencari kehangatan serta keamanan. Ini adalah reaksi alami mereka terhadap perubahan lingkungan, dan Mama tidak perlu khawatir jika bayi tampak gelisah atau sulit tidur.

Bagaimana ASI Membantu Meregulasi Aktivitas Tidur Bayi?
ASI adalah sumber nutrisi terbaik untuk bayi, dan lebih dari itu, ASI memiliki peran penting dalam membantu mengatur pola tidur bayi. Ini terjadi karena kandungan hormon dalam ASI yang bervariasi sepanjang hari, memberikan efek yang berbeda pada tubuh bayi.
- Pagi Hari: Hormon Cortisol ASI yang diproduksi di pagi hari mengandung lebih banyak hormon cortisol, yang berfungsi untuk meningkatkan kewaspadaan dan energi bayi. Hormon ini membantu bayi merasa segar dan siap untuk menjalani aktivitas harian mereka. Cortisol membantu mengatur siklus bangun-tidur dengan memberikan sinyal kepada tubuh bahwa ini adalah waktu untuk beraktivitas.
- Malam Hari: Hormon Melatonin Sebaliknya, ASI yang diproduksi di malam hari kaya akan hormon melatonin. Melatonin adalah hormon yang membantu mengatur tidur dengan membuat tubuh merasa rileks dan siap untuk beristirahat. Ketika bayi menyusu pada malam hari, melatonin dalam ASI membantu mereka untuk merasa lebih tenang dan mengantuk, memudahkan mereka untuk tertidur dengan nyenyak.

Bayi Susah Tidur dan Bangun Malam Hari, Apakah Aman?
Tips dan Cara Mengatasi Bayi Susah Tidur
1. Manfaat Hormon dalam ASI: Cortisol dan Melatonin
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi, bukan hanya karena nutrisinya, tetapi juga karena kandungan hormonnya. Di pagi hari, ASI Mama mengandung lebih banyak hormon cortisol, yang membantu bayi lebih waspada dan aktif. Sebaliknya, di malam hari, ASI mengandung melatonin, hormon yang membantu bayi merasa lebih rileks dan mengantuk.
2. Ciptakan Rutinitas Menyusui yang Konsisten
Bayi sangat menyukai rutinitas. Cobalah untuk menyusui bayi pada waktu yang sama setiap hari, terutama menjelang tidur malam. Rutinitas yang konsisten membantu tubuh bayi mengenali waktu tidur, sehingga lebih mudah bagi mereka untuk tertidur.
Baca Juga: Penting Kenali Jam Tidur Bayi yang Ideal. Ini Alasannya!
3. Menyusui di Ruangan yang Tenang
Saat menyusui di malam hari, pastikan suasana sekitar tenang dan redup. Cahaya yang terlalu terang dan suara yang bising bisa membuat bayi lebih sulit tidur. Ciptakan lingkungan yang nyaman untuk membantu bayi merasa aman dan siap untuk tidur.
4. Gunakan Teknik Menyusui Sambil Berbaring
Menyusui sambil berbaring bisa menjadi pilihan yang nyaman bagi Mama dan bayi, terutama di malam hari. Posisi ini memungkinkan bayi tetap merasa dekat dengan Mama, yang dapat membantu mereka merasa lebih tenang dan mudah tertidur.
5. Jangan Terburu-buru Memindahkan Bayi ke Tempat Tidur
Setelah bayi selesai menyusu, biarkan mereka tetap berada di pelukan Mama selama beberapa menit sebelum dipindahkan ke tempat tidur. Kontak kulit ke kulit yang berkelanjutan membantu bayi merasa lebih nyaman dan siap untuk tidur.
6. Perhatikan Tanda-tanda Bayi Mengantuk
Bayi biasanya menunjukkan tanda-tanda mengantuk sebelum mereka benar-benar lelah, seperti menggosok mata, menguap, atau rewel. Menyusui segera setelah tanda-tanda ini muncul dapat membantu bayi tertidur lebih cepat dan lebih mudah.
7. Hindari Stimulasi Berlebihan di Malam Hari
Saat malam tiba, hindari aktivitas yang bisa membuat bayi terlalu terstimulasi, seperti bermain dengan cahaya terang atau suara keras. Menyusui dalam suasana yang tenang dan gelap membantu tubuh bayi memproduksi lebih banyak melatonin, sehingga mereka lebih mudah tertidur.
8. Power Pumping untuk Meningkatkan Produksi ASI
Jika Mama merasa produksi ASI kurang saat malam hari, power pumping bisa menjadi solusi. Power pumping meniru pola menyusu bayi saat mereka sedang dalam fase pertumbuhan cepat, yang membantu merangsang produksi ASI lebih banyak. Mama bisa juga minum minuman hangat seperti Teh MamaBear untuk relaksasi serta meningkatkan produksi dan nutrisi ASI.

Kesimpulan
Menyusui bukan hanya cara untuk memberikan nutrisi bagi bayi, tetapi juga cara yang efektif untuk membantu mereka tidur lebih nyenyak. Dengan memahami peran hormon cortisol dan melatonin dalam ASI, Mama bisa lebih percaya diri dalam menyusui di waktu yang tepat untuk membantu bayi tidur lebih baik. Jangan ragu untuk mencoba tips-tips di atas dan lihat perubahan pada pola tidur si kecil.
Baca Juga: Rekomendasi Lagu Pengantar Tidur, Bikin Bayi Nyenyak
Referensi:
- Kent, J. C., Gardner, H., & Geddes, D. T. (2016). Breastmilk production in the first 4 weeks after birth of term infants. Maternal & Child Nutrition, 12(3), 11-20. https://doi.org/10.1111/mcn.12259
Semoga artikel ini memberikan Mama informasi yang bermanfaat dan membantu Mama merasa lebih percaya diri dalam merawat si kecil.
Artikel ini dilengkapi dengan sumber terpercaya serta saran gambar dan video pendukung untuk membantu Mama memahami dan mengatasi masalah tidur bayi dengan lebih baik.