Setiap Mama yang sedang hamil pasti mendambakan bayi yang terlahir dengan sehat. Memiliki bayi yang sehat, artinya Mama juga harus memperhatikan kesehatan diri sendiri, termasuk asupan asam folat selama kehamilan.
Asam folat berperan penting dalam memproduksi sel darah merah dan perkembangan tabung saraf pada janin. Lalu, apa yang akan terjadi kalau Mama kekurangan asam folat? Bagaimana dampaknya bagi si Kecil dalam perut Mama? Yuk, cari tahu manfaat asam folat untuk Ibu hamil selengkapnya di artikel ini!
Kebutuhan Asam Folat untuk Ibu Hamil
Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, wanita dianjurkan untuk mengonsumsi 400 mikrogram tablet asam folat setiap harinya sejak sebelum hamil hingga usia kehamilan 2 minggu. Hal ini dilakukan sebagai usaha pencegahan karena jaringan otak dan tulang belakang bayi masih dalam tahap perkembangan.
Lalu, apakah mengonsumsi asam folat lebih dari 400 mcg dalam sehari dapat memberikan manfaat yang lebih besar dalam mencegah gangguan kehamilan? Sebenarnya, mengonsumsi asam folat lebih dari dosis yang dianjurkan tidak serta merta akan memberikan efek yang lebih ampuh, Ma…
Tapi, ada juga beberapa kasus tertentu yang membuat dokter menganjurkan konsumsi asam folat dalam dosis yang lebih besar. Misalnya, ketika Mama sudah pernah mengalami gangguan kehamilan neural tube defect (NTD) pada kehamilan sebelumnya, kemudian berencana untuk kembali hamil.
Pada kasus ini, Mama sebaiknya berkonsultasi kepada dokter, kemudian umumnya dokter akan merekomendasikan konsumsi asam folat sebanyak 4000 mikrogram dalam sehari, mulai 1 bulan sebelum kehamilan sampai 3 bulan awal usia kehamilan.
Baca juga: 9 Nutrisi Sehat Ibu Hamil Trimester Ketiga, Patut Dicoba!
Sumber Asam Folat untuk Ibu Hamil
Dilansir dari Department of Health and Aged Care Australian Government, semua bahan makanan sebenarnya mengandung folat, tapi komponen ini mudah terlarut dalam air dan hancur jika telah dimasak.
Jadi, untuk mendapatkan kandungan folat secara optimal, Mama dianjurkan untuk mengolah makanan dengan api kecil atau dimakan secara langsung.
Berikut ini merupakan makanan yang mengandung asam folat, antara lain:
- Sayur-sayuran, seperti brokoli, kecambah, selada, kubis, bayam, buncis, jamur, jagung;
- Buah-buahan, seperti alpukat, jeruk, anggur, pisang;
- Kacang-kacangan;
- Telur;
- Roti yang diperkaya asam folat;
- Sereal yang diperkaya asam folat.
Meskipun kandungan asam folat bisa didapatkan dari bahan-bahan makanan di atas, tapi Mama tidak bisa mengetahui kadar asam folatnya secara tepat. Oleh karena itu, Mama dianjurkan untuk tetap mengonsumsi tambahan asam folat dalam bentuk suplemen atau vitamin.
4 Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil
Asam folat memiliki peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin dalam perut Mama. Tapi, adakah manfaat lain dari asam folat untuk Ibu hamil? Manfaat asam folat untuk Ibu hamil selengkapnya ada di bawah ini!
1. Mempersiapkan Kehamilan
Anjuran konsumsi asam folat sudah dimulai sejak sebelum masa kehamilan sebagai langkah persiapan dan pencegahan gangguan kehamilan, Saat dikonsumsi sebelum kehamilan, asam folat dapat menjaga calon janin Mama dari gangguan kehamilan, seperti:
- Celah pada bibir dan langit-langit mulut;
- Berat badan bayi rendah;
- Pertumbuhan janin terhambat;
- Keguguran;
- Kehamilan prematur.
2. Mencegah Gangguan Kehamilan
Asam folat merupakan komponen penting yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan jaringan neural tube pada janin.
Jika kekurangan asam folat, neural tube pada bayi Mama tidak bisa menutup secara sempurna dan berdampak pada gangguan kehamilan yang disebut neural tube defect (NTD), yang meliputi:
a. Spina bifida
Merupakan kondisi gangguan perkembangan tulang belakang. Kondisi ini terjadi ketika jaringan sumsum dan tulang belakang tidak menutup dengan sempurna. Bayi yang mengalami spina bifida berisiko untuk mengalami disabilitas secara permanen.
b. Anencephaly
Merupakan kondisi gangguan perkembangan pada sebagian besar area pada otak. Kondisi ini terjadi ketika tengkorak, kulit kepala, dan otak tidak terbentuk secara sempurna. Janin yang mengalami anencephaly umumnya tidak dapat bertahan hidup lama.
c. Encephalocele
Kondisi ini terjadi ketika jaringan otak menonjol keluar dari kulit melalui area tengkorak yang terbuka. Neural tube defect biasanya terjadi pada usia kehamilan 28 minggu.
Konsumsi asam folat dapat membantu mengurangi resiko terjadinya neural tube defect paling sedikit sebesar 50%. Jika Mama sudah pernah mengalami kehamilan dengan neural tube defect, konsumsi asam folat pada kehamilan selanjutnya dapat mencegah risiko terjadinya NTD hingga sebesar 70%.
Belum diketahui secara pasti mengapa asam folat memiliki efek yang besar dalam mencegah gangguan pada pembentukan tabung saraf (neural tube). Dilansir dari Kids health, para ahli percaya bahwa asam folat penting untuk perkembangan DNA dalam tubuh sehingga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan sel, serta pembentukan jaringan.
3. Mencegah Anemia
Pada penelitian Bentley et al., 2011, kelompok perempuan hamil yang mengalami anemia dan diberikan makanan medis dengan kadar asam folat dan vitamin B12 yang tinggi, akan memiliki kadar hemoglobin yang lebih tinggi saat persalinan.
Oleh karena itu, konsumsi asam folat untuk Ibu hamil dapat mencegah dan mengurangi risiko anemia selama kehamilan.
Baca juga: 7 Makanan Penambah Darah untuk Ibu Menyusui, Anemia Minggat!
4. Mencegah Kelahiran Prematur
Kelahiran prematur adalah kelahiran yang terjadi saat usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Dilansir dari Web MD, penelitian menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi asam folat setidaknya 1 tahun sebelum kehamilan, dapat mengurangi risiko kelahiran prematur lebih dari 50%.
Penelitian PubMed, menyebutkan bayi yang lahir secara prematur memiliki potensi mengalami gangguan kesehatan, seperti risiko komplikasi pernapasan, gastrointestinal, gangguan sistem imun, gangguan sistem saraf pusat jangka pendek, serta gangguan motorik, kognitif, dan perilaku jangka panjang.
Itu dia informasi penting seputar asam folat untuk Ibu hamil. Ternyata, konsumsi asam folat untuk Ibu hamil sangat penting, ya, bagi proses kehamilan Mama. Yuk, mulai persiapkan kehamilan Mama dengan mengonsumsi asam folat setiap hari! Sudahkah Mama konsumsi asam folat hari ini?
Dapatkan juga Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!
Sources:
1. Folic Acid. URL: https://www.cdc.gov/ncbddd/folicacid/about.html#:~:text=CDC%20urges%20all%20women%20of,and%20spine%20(spina%20bifida) (diakses 25/09/2023)
2. Folate and pregnancy. URL: https://www.pregnancybirthbaby.org.au/folate-and-pregnancy#important (diakses 25/09/2023)
3. Folic Acid and Pregnancy. URL: https://kidshealth.org/en/parents/preg-folic-acid.html (diakses 25/09/2023)
4. Folic Acid and Pregnancy. URL: https://www.webmd.com/baby/folic-acid-and-pregnancy (diakses 25/09/2023)
5. Bentley S, Hermes A, Phillips D, et al. Comparative effectiveness of a prenatal medical food to prenatal vitamins on hemoglobin levels and adverse outcomes: a retrospective analysis. Clin Therapeut. 2011;33:204–210. URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3218540/ (diakses 25/09/2023)