fbpx

Halo Mama! Pertama-tama, selamat atas kelahiran si kecil! Menjadi ibu adalah anugerah yang luar biasa, namun kita tahu perjalanan ini juga membawa berbagai perubahan, baik fisik maupun emosional. Salah satu perubahan yang seringkali membuat Mama khawatir adalah rambut rontok saat menyusui. Jangan khawatir, Mama tidak sendirian. Yuk, kita bahas mengapa rambut rontok setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasinya!

Kenapa Rambut Rontok Setelah Melahirkan atau saat menyusui?

Selama kehamilan, tubuh Mama mengalami peningkatan hormon estrogen yang cukup signifikan. Hormon ini memperpanjang fase pertumbuhan rambut, sehingga rambut Mama tampak lebih tebal dan sehat. Namun, setelah melahirkan, kadar hormon estrogen ini menurun drastis. Penurunan hormon ini menyebabkan banyak rambut masuk ke fase istirahat (fase telogen) secara bersamaan, yang akhirnya rontok dalam waktu yang bersamaan. Kondisi ini disebut telogen effluvium dan umumnya berlangsung sekitar 3-6 bulan setelah melahirkan (Reid et al., 2017).

Merawat bayi yang baru lahir juga memerlukan banyak tenaga dan bisa sangat melelahkan. Stres, kurang tidur, dan kelelahan bisa memengaruhi kesehatan rambut Mama.

Baca Juga: Stres pada Busui, 5 Hal Ini Bisa Jadi Pemicunya!

Apakah Menyusui Memperburuk Kerontokan Rambut?

Menyusui tidak secara langsung menyebabkan rambut rontok. Namun, beberapa Mama merasa kerontokan rambut mereka lebih parah selama menyusui. Ini bisa jadi disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi yang cukup atau stres yang dialami selama masa menyusui. Menyusui membutuhkan banyak energi dan nutrisi, jadi penting bagi Mama untuk menjaga asupan makanan yang seimbang untuk kesehatan tubuh dan rambut. Jika pola makan Mama kurang seimbang atau tidak mencukupi kebutuhan gizi, tubuh mungkin akan memprioritaskan nutrisi untuk bayi dibandingkan dengan kesehatan rambut Mama. Kekurangan nutrisi seperti protein, zat besi, vitamin A, dan C bisa menyebabkan rambut menjadi lemah dan mudah rontok.

Apakah Semua Ibu Menyusui Mengalami Kerontokan Rambut dan Apakah Normal? 

Mama gak perlu khawatir, rambut rontok saat menyusui adalah hal yang cukup normal. Bahkan, sekitar 40 hingga 50 persen ibu mengalami kerontokan rambut saat masa menyusui. Dalam istilah medis, ini disebut kerontokan rambut pasca melahirkan atau postpartum hair loss.

Terkadang, kerontokan rambut ini bisa mulai terasa hanya beberapa hari setelah melahirkan, tapi ada juga Mama yang baru menyadari masalah ini setelah beberapa bulan. Mama mungkin akan melihat lebih banyak rambut rontok di pakaian, bantal, atau saat menyisir. Nah, itulah tanda-tanda bahwa Mama memasuki fase rambut rontok setelah melahirkan.

Cara Mengatasi Rambut Rontok Saat Menyusui

Tidak perlu khawatir, Mama! Rambut rontok setelah melahirkan adalah kondisi sementara yang akan pulih seiring waktu. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mengurangi kerontokan rambut:

1. Jaga Asupan Nutrisi

Pastikan Mama mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral penting untuk kesehatan rambut, seperti vitamin D, zat besi, dan biotin. Makanan seperti telur, kacang-kacangan seperti AlmonMix dari MamaBear, sayuran hijau, dan ikan berlemak sangat baik untuk menjaga kesehatan rambut Mama (American Academy of Dermatology, 2020).

2. Perawatan Rambut yang Lembut

Gunakan sampo dan kondisioner yang lembut. Hindari menyisir rambut ketika basah karena rambut lebih rentan patah. Mama juga bisa menghindari penggunaan alat styling yang panas untuk mencegah kerusakan rambut lebih lanjut.

3. Kurangi Stres

Stres dapat memperburuk kerontokan rambut. Luangkan waktu untuk diri sendiri, istirahat yang cukup, dan jangan ragu untuk meminta bantuan dari pasangan atau keluarga dalam merawat si kecil.

4. Perawatan Alami

Beberapa perawatan alami seperti minyak kelapa atau lidah buaya bisa Mama coba untuk memijat kulit kepala. Pijatan ini dapat meningkatkan sirkulasi darah di kulit kepala dan membantu memperkuat akar rambut.

5. Potong Rambut

Jika kerontokan rambut membuat Mama merasa tidak nyaman, potong rambut bisa menjadi solusi sementara. Potongan rambut yang lebih pendek dapat membuat rambut terlihat lebih tebal dan mengurangi tekanan pada akar rambut.

Baca Juga:  Tips Perawatan Rambut Rontok Saat Menyusui

Berapa Lama Kerontokan Rambut Terjadi?

Mama tidak perlu terlalu khawatir soal rambut rontok saat menyusui, karena ini biasanya bersifat sementara. Kerontokan rambut ini umumnya mulai terjadi beberapa hari setelah bayi lahir dan bisa berlangsung hingga 6 bulan pertama setelah melahirkan. 

Setelah periode tersebut, rambut Mama akan mulai pulih secara bertahap, biasanya hingga bayi berusia 6 hingga 12 bulan. Meskipun begitu, untuk mendapatkan kembali kondisi rambut seperti sebelum hamil mungkin memerlukan beberapa bulan lagi setelah bayi lahir. Setelah periode ini, siklus pertumbuhan dan kerontokan rambut Mama akan kembali normal, seperti saat sebelum masa kehamilan.

Siklus Pertumbuhan Rambut bagi ibu menyusui yang mengalami rambut rontok

Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter?

Jika Mama merasa bahwa kerontokan rambut sangat berlebihan atau berlangsung lebih dari 6 bulan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kesehatan. Mereka dapat membantu Mama menemukan solusi yang tepat dan memastikan tidak ada kondisi medis lain yang menjadi penyebab kerontokan rambut.

Referensi

  • American Academy of Dermatology. (2020). Hair Loss: What Causes It and What Can You Do About It? Retrieved from https://www.aad.org
  • Reid, E. E., Haley, A. C., Borovicka, J. H., Rittenberg, B. H., & Maley, S. M. (2017). Telogen effluvium: A review. Journal of the American Academy of Dermatology, 76(4), 559-570.

Semoga artikel ini membantu Mama dalam menghadapi masalah rambut rontok setelah melahirkan. Ingat, Mama tidak sendirian dan kondisi ini akan membaik seiring berjalannya waktu. Tetap jaga kesehatan dan semangat dalam menjalani peran sebagai ibu!