fbpx

Ibu menyusui termasuk dalam kelompok yang rentan terinfeksi virus COVID-19? Dilansir dari Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Bali, Ibu menyusui memiliki sistem imunitas tubuh yang rendah. Maka dari itu Mama membutuhkan vaksin lanjutan atau dikenal dengan vaksin booster. Lalu, apakah aman vaksin booster untuk Ibu menyusui? Lebih lanjut, yuk cari tahu di sini!

Apa itu Vaksin Booster?

Vaksin booster atau vaksin dosis ketiga COVID-19 adalah vaksin yang diberikan untuk meningkatkan imunitas tubuh serta mengembalikan efektivitas vaksin COVID-19 sebelumnya yang sudah menurun seiring berjalannya waktu.

Pemberian vaksin booster COVID-19 berjarak minimal 6 bulan setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis kedua.

Amankah Vaksin Booster untuk Ibu Menyusui?

Mengutip dari laman Harvard Health Publishing, para ahli percaya bahwa vaksin booster aman untuk Ibu menyusui.

Beberapa jenis vaksin booster yang sudah tersedia di Indonesia mulai dari vaksin Sinovac, Sinopharm, Astrazeneca yang menggunakan metode virus tidak aktif (inactivated virus) atau virus yang telah dimatikan, hingga vaksin jenis messenger RNA (mRNA), seperti Moderna dan Pfizer.

Kok bisa vaksin-vaksin tersebut aman untuk Ibu menyusui ya, Ma? Ini karena tidak ada vaksin booster yang mengandung virus hidup, sehingga tidak ada aktivitas yang mengganggu produksi ASI.

Perlu dijadikan catatan ya Ma, meskipun mengandung virus hidup, COVID-19 tidak menular melalui ASI. Justru vaksin booster untuk Ibu menyusui memiliki banyak manfaat, diantaranya antibodi yang dimiliki Mama setelah vaksinasi disalurkan ke bayi melalui ASI.

Syarat mendapatkan vaksin booster untuk Ibu menyusui sama seperti syarat vaksinasi COVID-19 pada umumnya. Tapi Mama juga disarankan berkonsultasi ke dokter jika Mama memiliki kondisi tertentu yang perlu mendapat perhatian dokter ya, Ma…

Perlu Mama ketahui terlebih dahulu, tujuan dari vaksin booster adalah menurunkan risiko munculnya gejala berat, komplikasi, rawat inap, dan kematian akibat COVID-19. Semua jenis vaksin memberikan instruksi kepada tubuh yang membantu sistem kekebalan dengan memblokir virus penyebab COVID-19.

Sehingga, sudah menerima vaksin pun tetap memiliki kemungkinan terpapar COVID-19. Inilah mengapa Mama tetap perlu menjaga protokol kesehatan saat di luar rumah, atau bahkan lebih baik lagi menunda bepergian untuk sementara waktu.

Efek Samping Vaksin Booster

Selanjutnya bagaimana dengan efek samping vaksin booster selama menyusui? Berdasarkan hasil uji yang telah dilakukan, sebagian besar efek sampingnya ringan, seperti nyeri di tempat suntikan, demam ringan, kelelahan, sakit kepala, atau muntah. Efek samping tersebut biasanya hanya berlangsung beberapa hari dan tidak mempengaruhi ASI.

Tidak perlu ragu lagi untuk melakukan vaksin booster ya, Ma! Apalagi WHO menjamin tidak ada risiko sama sekali terhadap pemberian vaksin booster saat menyusui si Kecil.

Sementara itu, Mama dapat terus update mengenai informasi yang berkembang ini dengan memeriksa situs web kesehatan terpercaya dan menghubungi layanan kesehatan.

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Wondering about COVID-19 vaccines if you’re breastfeeding? URL: https://www.health.harvard.edu/blog/wondering-about-covid-19-vaccines-if-youre-breastfeeding- (diakses 18/10/2023)

2. Inilah Syarat Penerima Vaksin Corona di Indonesia. URL: https://www.halodoc.com/artikel/inilah-syarat-penerima-vaksin-corona-di-indonesia (diakses 18/10/2023)

3. Episode #41 – Vaccines, pregnancy, menstruation, lactation and fertility. URL: https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/media-resources/science-in-5/ (diakses 18/10/2023)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *