fbpx
Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Mama yang sedang hamil dan menyusui sebenarnya diperbolehkan untuk berpuasa, asalkan kondisi tubuhnya kuat. Maka dari itu, Mama yang perlu memastikan bahwa kondisi tubuh fit sehingga tidak akan membahayakan Mama dan si Kecil. Lalu, apa saja tips puasa saat menyusui? Yuk, simak penjelasannya!

Apakah Puasa Berpengaruh pada Mama dan Si Kecil? 

Saat berpuasa, tubuh Mama akan tetap memproduksi ASI seperti biasanya sehingga tidak membahayakan kondisi kesehatan Mama dan si Kecil.

Untuk memastikan kecukupan ASI yang diproduksi, penting bagi Mama untuk selalu memenuhi asupan kalori melalui konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa.

Meskipun mungkin jumlah asupan kalori akan lebih rendah daripada saat tidak berpuasa, tapi hal ini seharusnya tidak memberikan perbedaan yang signifikan pada jumlah produksi ASI Mama. 

Dilansir dari Baby Centre UK, hidangan terakhir Mama menjadi sumber energi utama bagi tubuh, Jika energi tersebut telah digunakan sepenuhnya, tubuh akan beradaptasi dan mengambil energi dari sumber cadangan lainnya.

Tubuh akan membakar kalori dari cadangan gula darah terlebih dulu, kemudian mengubah cadangan lemak menjadi gula darah. Inilah yang akan membantu Mama menahan rasa lapar hingga waktu makan selanjutnya. 

Meskipun tidak ada penurunan pada jumlah produksi ASI, tapi di lain sisi, berpuasa dapat berpotensi menyebabkan perubahan kandungan pada ASI yang Mama produksi.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya penurunan Kadar kandungan zinc, magnesium, dan potassium yang merupakan mikro nutrisi dalam ASI. Tubuh akan berusaha mengambil nutrisi dari cadangan energi sebelum mempengaruhi kandungan dalam ASI yang Mama produksi.

Jadi, Ibu menyusui yang menjalani puasa tidak akan memberikan perubahan dan dampak signifikan bagi proses tumbuh kembang si Kecil.

Tips Puasa Saat Menyusui

Inilah beberapa tips puasa saat menyusui yang bisa Mama coba, diantaranya:

1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Tips puasa saat menyusui yang pertama adalah dengan memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa penurunan jumlah suplai ASI bukan disebabkan oleh puasa, melainkan karena Mama mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, pastikan bahwa Mama tidak mengalami dehidrasi selama menjalani puasa, yaa…  

Terdapat 2 risiko utama yang dapat terjadi jika Mama tidak memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya, yaitu:

  • Dehidrasi
  • Penurunan jumlah suplai ASI
Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Dehidrasi yang terjadi pada Mama dapat dideteksi dengan mudah. Tanda-tanda dehidrasi, antara lain merasa haus berkepanjangan, urin berwarna kuning pekat, urin berbau menyengat, dan merasa pusing. Jika Mama mengalami tanda dehidrasi di atas, sebaiknya segera minum air putih dan membatalkan puasa. 

Jika dehidrasi terjadi terus-menerus dan tidak segera ditangani, maka dapat menyebabkan penurunan jumlah suplai ASI yang diproduksi oleh tubuh. Hal ini bisa menjadi masalah yang serius, terlebih lagi pada Mama yang menjalani puasa. Mama akan kesulitan untuk kembali menaikkan produksi ASI-nya. 

Perlu diingat bahwa Mama yang sedang menyusui memerlukan lebih banyak asupan cairan yaa. Jadi, sebaiknya usahakan untuk rutin minum air sebanyak kurang lebih 3,7 liter atau setara dengan 8-12 gelas setiap harinya.

Baca artikel Tips Puasa untuk Busui untuk cari tahu tips pembagian waktu minum yang bisa Mama terapkan selama puasa.

2. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Makanan dan minuman yang Mama konsumsi berpengaruh terhadap jumlah dan kandungan nutrisi ASI yang Mama produksi.

Puasa bagi Ibu menyusui tidak akan berbahaya jika kebutuhan nutrisi Mama telah terpenuhi selama menjalani ibadah puasa. Mama yang sedang menyusui biasanya memiliki kebutuhan kalori yang lebih tinggi dibandingkan orang lainnya, yaitu 450 hingga 500 kalori lebih banyak. 

Selama  menjalani ibadah puasa, Mama sebaiknya mengonsumsi cukup nutrisi dan cairan, baik saat sahur, berbuka, maupun malam hari sebelum tidur.

Dilansir dari Breastfeeding Mothers’ Support Group, mengonsumsi makanan yang kaya serat dan memiliki indeks glikemik rendah (low glycemic index food), seperti beras merah untuk menjaga kadar energi dalam tubuh selama berpuasa. 

Makanan berindeks glikemik rendah merupakan kelompok makanan yang lebih lambat  untuk dicerna oleh tubuh sehingga tubuh tidak cepat merasa lapar dan menghasilkan kadar gula darah yang lebih kecil dan stabil. 

3. Menyusui di malam hari

Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Pada hari pertama puasa, bayi akan menyusu pada Mama seperti biasanya. Tapi, pada hari kedua, ketiga, dan seterusnya, bayi akan menyusu lebih sering dengan durasi lebih lama karena sering merasa kurang.

Mama dianjurkan untuk menyusui bayi agar tubuh mendapatkan sinyal untuk memproduksi ASI lebih banyak. Oleh karena itu, selain memastikan kebutuhan cairan Mama telah terpenuhi dengan optimal, hidrasi dalam tubuh bayi juga perlu diperhatikan yaa, Maa… 

4. Mengurangi aktivitas

Cara Puasa bagi Ibu Menyusui-Image -MamaBear

Tips puasa saat menyusui yang terakhir adalah sebisa mungkin mengurangi aktivitas fisik yang berlebihan dan berpotensi menyebabkan kelelahan pada tubuh. Minta bantuan orang sekitar jika Mama mengalami kesulitan.

Mama juga dianjurkan untuk menghindari paparan panas selama sedang berpuasa karena dapat meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi. 

Tidak bisa dipungkiri kalau menyusui merupakan proses yang sangat melelahkan dan memerlukan banyak energi. Ada banyak hal  yang perlu Mama perhatikan dan persiapkan selama menyusui. Proses ini bisa jadi akan terasa dua kali lipat lebih melelahkan jika dilakukan bersamaan dengan puasa.

Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk mendapatkan jam istirahat sebisa mungkin untuk menjaga cadangan energi yang tersimpan dalam tubuh.  

Itulah 5 tips puasa saat menyusui yang dapat dicoba agar proses menyusui tetap lancar selama puasa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Mama, yaa… Selamat menjalankan  puasa, Mama!❤️

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Breastfeeding and fasting. URL: https://www.babycentre.co.uk/a1028957/breastfeeding-and-fasting (diakses 18/10/2023)

2. The Effect of Ramadan on Maternal Nutrition and Composition of Breast Milk. URL: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16732795/ (diakses 18/10/2023)

3. Ramadan for the Breastfeeding Mother. URL: https://breastfeeding.org.sg/ramadan-for-the-breastfeeding-mother/ (diakses 18/10/2023)