fbpx
Overfeeding Image MamaBear

Bayi Mama menangis terus-menerus sepanjang hari? Mama jadi khawatir, kira-kira Si Kecil kenapa ya, Mam?  Saat bayi menangis, seringkali tangisan pada bayi diartikan sebagai tanda bahwa Ia sedang merasa lapar. Padahal, tangisan pada bayi juga bisa menandakan bahwa Si Kecil ternyata sudah merasa kekenyangan lho, Mam… Kesalahan penafsiran ini, dapat menimbulkan dampak buruk jika Mama justru memberikan lebih banyak ASI pada bayi ketika Ia ternyata menangis karena kekenyangan. Hal ini dapat berpotensi menyebabkan bayi mengalami overfeeding, yaitu suatu kondisi ketika bayi sudah merasa kenyang karena banyaknya ASI.

Kemampuan bicara bayi yang belum berkembang secara sempurna, membuat, Mama mungkin akan sulit mengetahui jika bayi sedang mengalami overfeeding. Tapi, sebenarnya ada lho, Ma, tanda-tanda untuk mengetahui bahwa bayi sedang mengalami overfeeding. Berikut ini terdapat beberapa tanda dan cara mengatasi overfeeding pada bayi yang perlu Mama ketahui.

Tanda Overfeeding pada Bayi

1. Sering BAB

Overfeeding Image MamaBear

Jika bayi Mama terlalu sering BAB dan mengeluarkan feses yang berbau menyengat, Mama patut curiga bahwa bayi Mama bisa saja sedang mengalami overfeeding. Umumnya, bayi akan melakukan BAB kurang dari 8 kali dalam sehari, tapi bayi yang mengalami overfeeding biasanya akan BAB lebih dari 8 kali sehari. Jika hal ini terjadi, amati sekali lagi frekuensi BAB pada bayi. Apabila kondisi ini masih terus terjadi, Mama dapat mulai mengurangi jumlah dan intensitas asupan ASI pada Si Kecil. Meskipun begitu, perlu diingat kalau Mama juga  sebaiknya tetap memastikan bahwa bayi tidak akan kekurangan asupan ASI, yaaa…

2. Gumoh

Meskipun menjadi hal yang lumrah terjadi pada bayi, gumoh bisa menjadi salah satu tanda overfeeding pada bayi lho, Ma… Gumoh merupakan reaksi dari bayi atau refluks yang kerap terjadi ketika bayi sedang mengalami overfeeding. Asupan ASI yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh bayi, akan kembali dikeluarkan lewat gumohan tersebut. Saat bayi mengalami gumoh, Ia biasanya akan menangis. Tapi, perlu diingat bahwa Mama sebaiknya menghindari menenangkan Si Kecil dengan memberikannya ASI ya… 

Memberi ASI ketika bayi baru saja gumoh karena overfeeding, dapat membuat kondisi overfeeding yang dialami bayi menjadi lebih parah. Tidak menutup kemungkinan bahwa bayi akan kembali gumoh setelah disusui. Cobalah untuk menenangkan bayi dengan cara lain ya, Ma. Lalu, Mama dapat kembali memberikan ASI pada Si Kecil ketika Ia sudah menunjukkan gejala lapar.

3. Tidak terlihat senang saat duduk

Overfeeding Image MamaBear

Bayi yang mengalami overfeeding karena banyaknya asupan ASI yang diberikan lewat botol, akan memiliki banyak kandungan gas dalam perutnya. Oleh karena itu, ketika duduk bayi akan merasa tidak nyaman. Jika hal ini terjadi, posisikan bayi dalam posisi tidur atau berdiri. Posisi ini akan membuat bayi merasa lebih nyaman.

4. Perut kembung

Tanda overfeeding selanjutnya adalah perut kembung. Kondisi perut kembung terjadi jika bayi memiliki banyak kandungan gas dalam perutnya. Tingginya kandungan gas dalam perut bayi dapat dipicu saat Ia menyusu lewat botol. 

Kondisi perut kembung menyebabkan bayi merasa tidak nyaman. Bayi yang menyusu lewat botol berisiko lebih tinggi mengalami perut kembung jika dibandingkan dengan bayi yang menyusu secara langsung pada payudara Mama. Ketika mengalami perut kembung, bayi biasanya akan menjadi lebih rewel dan mudah menangis. 

5. Gangguan tidur

Overfeeding Image MamaBear

Bayi yang sedang mengalami overfeeding akan mengalami gangguan tidur. Bayi akan tiba-tiba terbangun dan menangis atau merengek. Hal ini bisa terjadi karena overfeeding menimbulkan rasa tidak nyaman pada perut bayi. Sama seperti orang dewasa yang akan kesulitan tidur ketika adanya masalah pada perut, bayi pun akan menimbulkan reaksi serupa. Bayi mungkin akan menangis atau merengek di sela-sela tidurnya. 

Saat bayi terlihat kesulitan untuk tidur, Mama dapat coba amati terlebih dahulu kondisi dan tanda overfeeding lainnya ya, Ma… Pastikan apakah bayi memang berada dalam kondisi overfeeding atau tidak. Jika bayi memang menunjukkan gejala overfeeding, hindari pemberian ASI ketika bayi sedang mengalami gangguan tidur, ya.

Cara Mencegah Overfeeding pada Bayi

Dilansir dari Baby Care Advice, overfeeding pada bayi dapat dicegah dengan berbagai cara, antara lain: 

  1. Memastikan bahwa bayi tidak menyusu pada Mama secara terlalu cepat
  2. Mengikuti jadwal dan pola menyusui Si Kecil untuk meminimalkan risiko Mama menyalah-artikan  tanda lapar bayi
  3. Belajar mengenali tanda kenyang bayi. Mama sebaiknya berhenti memberikan ASI pada Si Kecil ketika Ia sudah menunjukkan tanda-tanda kekenyangan. 
  4. Memastikan bahwa bayi mendapatkan jam tidur yang cukup. 
  5. Usahakan untuk mencegah bayi tertidur saat bayi sedang menyusu pada Mama. 
  6. Hindari keinginan untuk menyusui Si Kecil setiap Ia rewel dan menangis. Usahakan untuk mencari cara lain untuk menenangkannya, kemudian Mama boleh menyusui Si Kecil saat cara-cara sebelumnya belum berhasil. 

Tanda Bayi Merasa Kenyang

Overfeeding Image MamaBear

Tanda-tanda bayi overfeeding tersebut dapat Mama amati dengan cara melihat kondisi bayi Mama secara langsung. Overfeeding terjadi akibat jumlah pemberian ASI yang terlalu berlebihan sehingga untuk mencegahnya, Mama perlu tahu dulu apa saja tanda-tanda kekenyangan pada bayi. Berikut ini MamaBear akan menginformasikan beberapa tanda yang dapat Mama ketahui ketika bayi sudah merasa kekenyangan, antara lain:

  • Mendorong payudara;
  • Menjauhkan kepala dari payudara;
  • Tidak mau menghisap puting;
  • Memuntahkan ASI;
  • Tubuhnya berubah kaku sebagai tanda penolakan;
  • Tangan bayi menggenggam dengan erat sebagai tanda penolakan;;
  • Tidak terlihat tertarik saat menyusu.

Jika bayi Mama menunjukkan tanda sudah merasa kenyang, sebaiknya hentikan pemberian ASI sampai bayi menunjukkan bahwa dirinya kembali merasa lapar, ya. Mama bisa mengajarkan bayi cara mengenali rasa lapar dan kenyangnya melalui pemberian ASI secara langsung. Bayi yang menyusu secara langsung lebih mudah mengenali rasa lapar dan kenyangnya sehingga ketika bayi sudah merasa kenyang, Ia akan melepaskan puting dengan sendirinya.

Nah, itu dia, Ma,  beberapa informasi menarik seputar tanda overfeeding dan tanda kekenyangan pada bayi yang perlu Mama ketahui. Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Penulis: Nafisatul Umah

Editor: Khoirunnisa Purwamita

Sources: 

Overfeeding pada Bayi, Kenali 5 Tandanya (halodoc.com)

Waspadai overfeeding pada bayi, kenali tanda-tandanya ini parents! (theasianparent.com)

Can You Overfeed a Baby? 5 Common FAQs on Infant Overfeeding (www.nurturelife.com)

How to Tell if You’re Overfeeding Baby (thebump.com)

Is My Baby Overfeeding? (babycareadvice.com)