fbpx

Ambeien adalah kondisi umum yang sering dialami oleh banyak orang, termasuk Ibu menyusui. Karena kebutuhan kesehatan bayi yang bergantung pada ASI, Ibu menyusui perlu ekstra hati-hati dalam memilih pengobatan yang aman. Yuk, cari tahu pilihan obat ambeien yang aman untuk Ibu menyusui.

Apa Itu Ambeien?

Ambeien adalah pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Gejala umum ambeien meliputi:

  • Rasa sakit atau tidak nyaman saat duduk
  • Pendarahan saat buang air besar
  • Gatal atau iritasi di sekitar anus
  • Benjolan atau pembengkakan di sekitar anus

Penyebab Ambeien pada Ibu Menyusui

Ibu menyusui berisiko lebih tinggi mengalami ambeien karena beberapa alasan, antara lain:

  1. Kehamilan: Tekanan dari rahim yang membesar dan peningkatan volume darah dapat menyebabkan pembuluh darah di daerah rektum membengkak.
  2. Persalinan: Proses melahirkan, terutama persalinan normal, dapat menyebabkan tekanan yang besar pada area rektum.
  3. Perubahan Hormonal: Perubahan hormonal selama kehamilan dan menyusui dapat memengaruhi fungsi pencernaan dan sirkulasi darah.
  4. Konstipasi: Banyak ibu menyusui mengalami konstipasi akibat perubahan pola makan atau kurangnya aktivitas fisik, yang dapat memicu ambeien.

Baca juga: Bagaimana Mengatasi Wasir untuk Ibu Menyusui? Ini Obatnya!

Obat Ambeien untuk Ibu Menyusui

Saat memilih obat untuk ambeien untuk Ibu menyusui, penting untuk mempertimbangkan keamanan bagi bayi yang menyusu. Berikut adalah beberapa pilihan obat ambeien yang aman dan efektif untuk Ibu menyusui:

Pengobatan Alami

1. Meningkatkan Asupan Serat

Makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu mencegah konstipasi dan memperlancar buang air besar. Meningkatkan asupan serat dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah di rektum.

2. Minum Banyak Air

Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk menjaga kelancaran pencernaan. Minum setidaknya 8 gelas air setiap hari dapat membantu melunakkan tinja dan mencegah konstipasi.

3. Kompres Dingin

Mengompres area yang terkena dengan es atau kompres dingin dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit. Gunakan kain bersih yang dibasahi air dingin atau bungkus es dengan kain tipis dan tempelkan pada area yang terkena selama beberapa menit.

4. Berendam dalam Air Hangat

Berendam dalam bak air hangat selama 10-15 menit beberapa kali sehari dapat membantu meredakan gejala ambeien. Pastikan airnya tidak terlalu panas.

5. Menggunakan Bantal Duduk

Duduk di atas bantal yang lembut dapat membantu mengurangi tekanan pada area rektum dan mengurangi rasa sakit saat duduk.

Obat Bebas

Beberapa obat bebas yang dapat membantu meredakan gejala ambeien dan aman untuk Ibu menyusui antara lain:

1. Krim dan Salep Topikal

Krim atau salep yang mengandung hidrokortison atau witch hazel dapat membantu meredakan gatal, bengkak, dan nyeri. Produk ini biasanya dioleskan langsung pada area yang terkena.

2. Suplemen Serat

Jika asupan serat dari makanan tidak mencukupi, suplemen serat seperti psyllium husk dapat digunakan untuk membantu melancarkan buang air besar. Pastikan untuk minum banyak air saat menggunakan suplemen serat.

Obat Resep Dokter

Jika gejala ambeien parah atau tidak kunjung membaik dengan obat alami dan obat bebas untuk Ibu menyusui, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang lebih kuat. Beberapa obat resep ambeien yang mungkin direkomendasikan untuk Ibu menyusui, termasuk:

1. Obat Oral

Obat oral yang mengandung flavonoid atau bioflavonoid dapat membantu mengurangi pembengkakan dan memperkuat dinding pembuluh darah. Konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi obat oral saat menyusui.

2. Prosedur Medis

Dalam kasus yang sangat parah, prosedur medis seperti ligasi pita karet, skleroterapi, atau koagulasi inframerah mungkin diperlukan untuk mengobati ambeien. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis dan memerlukan pertimbangan khusus bagi ibu menyusui.

Tips Pencegahan Ambeien untuk Ibu Menyusui

Mencegah ambeien adalah langkah terbaik untuk menghindari ketidaknyamanan dan komplikasi. Berikut beberapa tips pencegahan yang dapat diikuti oleh ibu menyusui:

  1. Konsumsi makanan kaya serat seperti buah, sayur, dan biji-bijian untuk mencegah konstipasi. Hindari makanan yang dapat menyebabkan sembelit seperti makanan olahan dan rendah serat.
  2. Minum banyak air setiap hari untuk menjaga kelancaran pencernaan dan mencegah konstipas
  3. Lakukan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki secara teratur untuk membantu merangsang gerakan usus dan mencegah konstipasi.
  4. Duduk terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area rektum. Ambil istirahat secara teratur dan berdiri atau berjalan-jalan setiap beberapa jam.
  5. Latihan Kegel dapat membantu memperkuat otot-otot panggul dan memperbaiki sirkulasi darah di area rektum.

Baca juga: 5 Penyebab Busui Alami Sembelit dan Cara Mengatasinya

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Jika gejala ambeien tidak membaik dengan perawatan di rumah atau obat bebas, atau jika Anda mengalami pendarahan yang parah, segera konsultasikan dengan dokter. Gejala ambeien yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius seperti anemia atau infeksi.

Ambeien adalah kondisi yang umum dan bisa sangat mengganggu, terutama bagi Ibu menyusui. Namun, dengan pengobatan yang tepat gejala ambeien dapat dikendalikan dan diatasi. Tetapi, sebelum minum obat ambeien untuk Ibu menyusui, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter ya, Mam.

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Treatment of Hemorrhoids. URL: https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/hemorrhoids/treatment (diakses pada 13/6/2024)

2. How to Deal with Hemorrhoids After Pregnancy. URL: https://www.healthline.com/health/hemorrhoids-after-pregnancy (diakses pada 13/6/2024)

3. Hemorrhoids – Symptoms and causes. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268 (diakses pada 13/6/2024)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *