Persalinan adalah salah satu momen paling penting dan penuh tantangan. Berbagai metode persalinan telah berkembang seiring waktu untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi Mama dan si Kecil. Salah satu metode yang semakin populer adalah metode persalinan ERACS.
Yuk, simak artikel MamaBear kali ini yang akan membahas secara mendalam tentang metode ini, manfaatnya, serta apa yang perlu diketahui oleh para calon Mama yang mempertimbangkan untuk menggunakan metode ini.
Apa itu Metode Persalinan ERACS?
ERACS adalah singkatan dari Enhanced Recovery After Cesarean Surgery. Metode ini merupakan pendekatan modern yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan Mama setelah operasi caesar.
Dibandingkan dengan metode tradisional, ERACS mengintegrasikan berbagai teknik dan strategi untuk mengurangi nyeri, mempercepat mobilisasi, dan meminimalkan komplikasi pasca operasi.
Baca juga: 5 Persiapan Melahirkan Caesar, Kunci Lancar Persalinan!
Prosedur Penting dalam Metode Persalinan ERACS
Inilah beberapa prosedur penting dalam metode persalinan ERACS yang perlu Mama ketahui:
1. Persiapan Pra-operasi
- Edukasi Pasien: Ibu hamil diberikan informasi lengkap mengenai proses operasi caesar dan metode ERACS. Edukasi ini meliputi penjelasan tentang apa yang akan terjadi sebelum, selama, dan setelah operasi.
- Optimasi Kesehatan: Ibu hamil didorong untuk menjaga kesehatan optimal sebelum operasi, termasuk mengatur pola makan, mengelola stres, dan melakukan olahraga ringan jika memungkinkan.
2. Manajemen Nyeri
- Anestesi Multimodal: Penggunaan kombinasi berbagai jenis obat untuk mengendalikan nyeri tanpa mengandalkan satu jenis obat saja. Hal ini dapat mengurangi risiko efek samping dan meningkatkan efektivitas pengendalian nyeri.
- Analgesia Epidural dan Spinal: Teknik ini memungkinkan pemberian obat nyeri langsung ke tulang belakang, sehingga nyeri di area operasi dapat dikontrol dengan lebih baik.
3. Pendekatan Operatif
- Minimally Invasive Techniques: Metode ERACS mendorong penggunaan teknik operasi yang lebih sedikit menimbulkan trauma pada tubuh. Ini termasuk sayatan yang lebih kecil dan penggunaan alat-alat bedah canggih.
- Protokol Steril yang Ketat: Mencegah infeksi adalah prioritas utama dalam setiap prosedur bedah. ERACS memastikan bahwa protokol steril dijalankan dengan ketat untuk meminimalkan risiko infeksi.
4. Pemulihan Pasca-operasi
- Mobilisasi Dini: Salah satu prinsip utama ERACS adalah mendorong Mama untuk bergerak secepat mungkin setelah operasi. Hal ini dapat membantu mencegah komplikasi seperti trombosis vena dalam dan mempercepat pemulihan.
- Nutrisi Cepat: Setelah operasi, Mama didorong untuk mulai makan dan minum lebih cepat daripada metode tradisional. Ini dapat membantu mempercepat pemulihan usus dan meningkatkan energi.
Manfaat Metode Persalinan ERACS
Inilah beberapa manfaat dari metode persalinan ERACS, diantaranya:
1. Pemulihan Lebih Cepat
Mama yang menjalani ERACS biasanya dapat bangun dan bergerak lebih cepat dibandingkan dengan metode tradisional. Hal ini memungkinkan mereka untuk lebih cepat kembali ke aktivitas sehari-hari dan merawat bayi mereka dengan lebih baik.
2. Pengendalian Nyeri yang Lebih Baik
Pendekatan multimodal dalam manajemen nyeri memastikan bahwa Mama mengalami nyeri yang lebih minimal setelah operasi. Ini tidak hanya membuat pengalaman pasca operasi lebih nyaman, tetapi juga mengurangi kebutuhan akan obat penghilang nyeri kuat seperti opioid.
3. Mengurangi Risiko Komplikasi
Dengan pendekatan yang lebih holistik dan terintegrasi, ERACS dapat membantu mengurangi risiko komplikasi seperti infeksi, pembekuan darah, dan masalah pencernaan.
4. Pengalaman Pasien yang Lebih Baik
Edukasi dan komunikasi yang baik selama proses persalinan membuat Mama merasa lebih tenang dan siap. Ini dapat meningkatkan pengalaman keseluruhan dan mengurangi kecemasan.
Siapa yang Cocok Menggunakan Metode ERACS?
Metode ERACS bisa menjadi pilihan yang sangat baik bagi banyak Ibu hamil, terutama mereka yang:
- Telah merencanakan persalinan dengan operasi caesar.
- Memiliki kondisi kesehatan yang memungkinkan untuk pemulihan cepat.
- Menginginkan pengalaman persalinan yang lebih nyaman dan terkontrol.
Namun, tidak semua Ibu hamil mungkin cocok untuk metode ini. Faktor-faktor seperti kondisi medis tertentu, komplikasi kehamilan, dan preferensi pribadi harus dipertimbangkan. Penting bagi Mama untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan mereka untuk menentukan apakah ERACS adalah pilihan terbaik ya, Mam.
Persiapan untuk Metode ERACS
Jika Mama mempertimbangkan metode ERACS untuk persalinan, ada beberapa langkah persiapan yang dapat Mama lakukan:
- Konsultasi dengan dokter. Diskusikan dengan dokter mengenai keinginan Mama untuk menjalani ERACS. Tanyakan tentang manfaat, risiko, dan apa yang dapat Mama harapkan selama proses pemulihan.
- Pelajari tentang prosedur: Luangkan waktu untuk mempelajari lebih lanjut tentang metode ERACS. Ini dapat membantu Mama merasa lebih siap dan mengurangi kecemasan.
- Jaga kesehatan anda: Pastikan Mama menjaga kesehatan optimal menjelang persalinan. Ini termasuk makan makanan sehat, berolahraga, dan menghindari stres berlebihan.
- Rencanakan pemulihan. Persiapkan diri Mama untuk periode pemulihan setelah operasi. Ini bisa termasuk merencanakan bantuan dari keluarga atau teman, menyiapkan rumah untuk kedatangan bayi, dan memastikan Mama memiliki semua kebutuhan pasca operasi.
Itulah tadi penjelasan mengenai metode persalinan ERACS yang berfokus pada pemulihan cepat. Metode persalinan ini bisa memberikan pengalaman persalinan yang lebih nyaman dan aman. Jika Mama sedang mempertimbangkan metode ini, pastikan untuk berdiskusi dengan dokter dan mempersiapkan diri dengan baik ya, Mam.
Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!
Sources:
1. Enhanced Recovery After Cesarean: Current and Emerging Trends. URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7921280/ (diakses pada 17/6/2024)
2. Impact of enhanced recovery after cesarean delivery on maternal outcomes: A systematic review and meta-analysis. URL: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/34390864/ (diakses pada 17/6/2024)
3. Guidelines for postoperative care in cesarean delivery: Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) Society recommendations (part 3). URL: https://www.ajog.org/article/S0002-9378(19)30572-1/fulltext (diakses pada 17/6/2024)
4. Mengenal Operasi ERACS. URL: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/186/mengenal-operasi-eracs (diakses pada 17/6/2024)