Loperamide adalah obat yang umum digunakan untuk mengatasi diare. Namun, untuk Ibu menyusui, pertanyaan yang sering muncul adalah apakah loperamide aman digunakan dan bagaimana pengaruhnya terhadap bayi yang disusui. Artikel ini akan membahas keamanan penggunaan loperamide untuk Ibu menyusui, dosis yang dianjurkan, serta alternatif yang dapat dipertimbangkan. Ini penjelasannya, Mam.
Apa Itu Loperamide?
Loperamide adalah obat yang termasuk dalam golongan antidiarrea. Obat ini bekerja dengan memperlambat pergerakan usus, sehingga membuat tinja lebih padat dan mengurangi frekuensi buang air besar. Loperamide sering tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan sirup.
Baca juga: Obat Batuk Guaifenesin, Aman untuk Ibu Menyusui?
Amankah Loperamide untuk Ibu Menyusui?
Penelitian mengenai keamanan loperamide untuk Ibu menyusui masih terbatas. Namun, beberapa studi menunjukkan bahwa loperamide hanya sedikit diserap ke dalam darah dan sangat sedikit yang masuk ke dalam ASI.
Hal ini berarti risiko terhadap bayi yang disusui relatif rendah. Meskipun demikian, selalu penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan loperamide saat menyusui.
Berapa Dosis Aman yang Dianjurkan untuk Ibu Menyusui?
Dosis loperamide yang umum untuk orang dewasa adalah 4 mg sebagai dosis awal, diikuti dengan 2 mg setelah setiap kali buang air besar yang cair. Tetapi, dosis maksimal yang dianjurkan adalah 16 mg per hari. Bagi ibu menyusui, sebaiknya menggunakan dosis loperamide serendah mungkin dan hanya sesuai dengan anjuran dokter.
Baca juga: Amankah Minum Obat Natrium Diklofenak untuk Ibu Menyusui?
Efek Samping Loperamide
Seperti obat lainnya, loperamide dapat menimbulkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi meliputi sembelit, kembung, dan sakit perut. Jika Mama mengalami efek samping yang berat atau reaksi alergi, segera hentikan penggunaan dan konsultasikan dengan dokter.
Alternatif Alami untuk Mengatasi Diare untuk Ibu Menyusui
Bagi Ibu menyusui yang merasa ragu menggunakan loperamide, terdapat beberapa alternatif alami yang dapat dipertimbangkan untuk mengatasi diare:
- Hidrasi yang cukup. Minum banyak cairan seperti air putih, kaldu, atau oralit untuk mencegah dehidrasi.
- Diet BRAT. Mengonsumsi pisang, nasi, saus apel, dan roti tawar yang dikenal dapat membantu mengatasi diare.
- Probiotik. Mengonsumsi makanan atau suplemen yang mengandung probiotik dapat membantu memperbaiki keseimbangan bakteri di usus.
- Istirahat yang cukup. Memberikan waktu bagi tubuh untuk pulih dengan cukup beristirahat.
Kapan Harus Menghubungi Dokter?
Jika diare berlangsung lebih dari dua hari, atau disertai dengan demam tinggi, darah dalam tinja, atau dehidrasi, segera hubungi dokter. Hal ini penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan memastikan tidak ada kondisi medis yang lebih serius.
Loperamide dapat menjadi pilihan untuk ibu menyusui yang mengalami diare, namun penggunaannya harus dengan dosis yang tepat dan berdasarkan anjuran dokter. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis profesional sebelum mengonsumsi obat apa pun saat menyusui ya, Mam.
Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!
Sources:
1. Loperamide (Imodium). URL: https://www.nhs.uk/medicines/loperamide/ (diakses pada 19/6/2024)
2. Loperamide use while Breastfeeding. URL: https://www.drugs.com/breastfeeding/loperamide.html (diakses pada 19/6/2024)
3. Diarrhoea (Acute) and Breastfeeding Mothers. URL: https://www.breastfeedingnetwork.org.uk/factsheet/diarrhoea-acute-and-breastfeeding-mothers/ (diakses pada 19/6/2024)
4. Loperamide. URL: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK501297/ (diakses pada 19/6/2024)