Menyusui adalah perjalanan penuh cinta antara Mama dan Si Kecil. Namun, ada kalanya Mama perlu menggunakan metode alternatif seperti eping. Eping atau exclusive pumping adalah proses memompa ASI secara eksklusif menggunakan pompa, tanpa menyusui langsung dari payudara. Metode ini memungkinkan Mama tetap memberikan ASI meskipun tidak bisa menyusui secara langsung.
Sisi Lain Eping
Eping memang memiliki manfaat besar, tapi Mama juga perlu tahu beberapa hal yang mungkin terjadi:
- Stres dan kelelahan: Jadwal memompa yang ketat bisa membuat Mama merasa lelah.
- Risiko mastitis: Payudara yang tidak dikosongkan dengan baik dapat menyebabkan sumbatan saluran ASI.
- Penurunan bonding: Beberapa Mama merasa kehilangan momen intim saat menyusui langsung.
Manfaat Eping
Meski ada tantangan, eping juga memiliki banyak manfaat:
- Kontrol jumlah ASI: Mama bisa memantau seberapa banyak ASI yang dikonsumsi bayi.
- Fleksibilitas waktu: Orang lain dapat membantu memberi ASI menggunakan botol.
- Mendukung pemberian ASI eksklusif: Terutama jika bayi memiliki kendala dalam menyusu langsung.
Baca Juga: 6 Tips Sukses Eping demi Buah Hati
Kondisi yang Memerlukan Eping
Ada beberapa situasi yang membuat eping menjadi pilihan terbaik:
- Bayi prematur atau memiliki masalah menyusu langsung.
- Mama kembali bekerja namun tetap ingin memberikan ASI eksklusif.
- Masalah latch on atau bayi mengalami tongue tie.
- Mama mengalami masalah medis tertentu yang menghambat menyusui langsung.
Jadwal Eping yang Direkomendasikan
Untuk menjaga suplai ASI, berikut jadwal umum yang bisa Mama ikuti:
- 0-3 bulan: 8-12 sesi per hari, setiap 2-3 jam sekali.
- 4-6 bulan: 6-8 sesi per hari.
- 6 bulan ke atas: 4-6 sesi per hari, menyesuaikan kebutuhan bayi.
Baca Juga: Hasil Pumping Sedikit? Yuk, Ikuti Jadwal Pumping Mama Eping!
Tips: Usahakan memompa di malam hari, karena hormon prolaktin yang merangsang produksi ASI meningkat saat Mama tidur.
Note : jadwal di atas hanyalah simulasi. Jadwal bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan bayi masing-masing.
Tips Eping untuk Ibu Menyusui
- Gunakan pompa ASI berkualitas agar proses lebih nyaman dan efektif.
- Pastikan flange pompa sesuai ukuran payudara untuk menghindari iritasi.
- Buat suasana rileks saat memompa, misalnya sambil mendengarkan musik atau menonton video favorit.
- Perhatikan hidrasi dan asupan nutrisi, karena keduanya berpengaruh besar pada produksi ASI.
- Simpan ASI sesuai standar keamanan (4 jam suhu ruang, 4 hari di kulkas, 4 bulan di freezer).
- Tetap lakukan skin-to-skin contact dengan bayi untuk menjaga ikatan emosional.
Kenapa Direct Breastfeeding Tetap Penting?
Meski eping membantu banyak Mama, menyusui langsung tetap memiliki manfaat luar biasa:
- Meningkatkan ikatan emosional antara Mama dan bayi.
- Membantu perkembangan oral bayi.
- Merangsang produksi ASI lebih optimal melalui isapan langsung.
Mama, setiap perjalanan menyusui itu unik. Baik melalui eping maupun menyusui langsung, yang terpenting adalah Mama dan Si Kecil sama-sama bahagia dan sehat. Jangan ragu mencari dukungan jika Mama merasa kesulitan. Mama hebat dan mampu memberikan yang terbaik untuk Si Kecil! 💖
Referensi
- Centers for Disease Control and Prevention. (2021). Proper Storage and Preparation of Breast Milk. Link
- La Leche League International. (2020). Exclusive Pumping Guide. Link
- American Academy of Pediatrics. (2022). Breastfeeding and the Use of Human Milk. Link