
Pernahkah Mama mendengar tentang penggunaan domperidone untuk ASI booster? Benarkah mengonsumsi domperidone bisa meningkatkan produksi dan suplai ASI?
Yuk, kenalan dulu sama domperidone dan cari tahu manfaat, serta efek sampingnya bagi busui! Lanjutkan membaca artikel MamaBear kali ini untuk dapat informasi lengkapnya ya, Ma…
Domperidone untuk ASI
Sebelumnya, Mama sudah tahu belum tentang domperidone? Apa sih domperidone itu? Domperidone ini adalah jenis obat golongan anti-emetik yang berfungsi sebagai pereda rasa mual dan muntah. Lalu, gimana bisa jadi ASI booster?
Naah, dilansir dari laman Alodokter, ternyata obat domperidone ini punya efek galactagogue yang dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin dalam tubuh Mama.
Hormon inilah yang bertanggung jawab untuk menstimulasi produksi ASI. Makannya, domperidone dapat dimanfaatkan sebagai ASI booster untuk meningkatkan produksi ASI bagi Mama yang sedang menyusui.
Sebuah penelitian membandingkan tingkat efektivitas antara obat domperidone dengan metoclopramide sebagai galactagogue bagi Mama menyusui. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan domperidone lebih efektif meningkatkan produksi ASI dibandingkan metoclopramide.
Selain itu, penggunaan domperidone juga memberikan risiko efek samping yang lebih rendah daripada metoclopramide.
Pada penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa mama yang minum mengonsumsi domperidone menghasilkan produksi ASI sekitar 96% lebih banyak dengan jumlah volume ASI sekitar 31 ml setiap 24 jam.
Penelitian lain juga dilakukan pada para Mama yang mengalami kekurangan ASI untuk bayi mereka karena lahir prematur. Para Mama diberikan 10 mg domperidone tiga kali dalam sehari selama 2-3 minggu pasca melahirkan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan suplai hasil ASI perah selama mulai minggu pertama dan kedua. Tidak ada efek samping yang dirasakan oleh Mama pada penelitian ini.
Apakah Penggunaan Domperidone untuk ASI booster Dianjurkan?
Perlu diingat kalau setiap penggunaan obat apapun, tentu sebaiknya dikonsultasikan kepada dokter lebih dulu yaa, Ma…
Dokter akan memeriksa kondisi tubuh, riwayat kesehatan, dan alergi yang Mama alami sebelum memutuskan penggunaan obat tertentu. Umumnya, dokter memberikan saran pelancar ASI terbaik yang paling sesuai dengan hasil pemeriksaan Mama.
Kinerja ASI booster juga berbeda-beda pada setiap orang, sama halnya dengan penggunaan domperidone ini, Ma. Tidak sedikit Mama yang memang cocok mengonsumsi domperidone sehingga berhasil meningkatkan produksi ASI-nya.
Tapi, tentu ada juga yang tidak cocok dan memicu timbulnya beberapa efek samping. Jadi, penting berkonsultasi dengan dokter sebelum coba mengonsumsi domperidone. Terlebih lagi, obat ini tidak dijual secara bebas dan harus memerlukan resep dokter untuk membelinya.
Dilansir dari Cochrane Database of Systematic Reviews, penggunaan domperidone ini bisa mulai dipertimbangkan setelah Mama mendapatkan sepenuhnya dukungan menyusui yang tepat, memastikan posisi dan pelekatan menyusui benar, dan sudah lebih dari 14 hari pasca melahirkan, tapi hasil ASI perahnya masih dirasa belum cukup bagi kebutuhan si Kecil.
Efek Samping Domperidone untuk ASI bagi Busui
Penggunaan domperidone bisa memicu timbulnya berbagai reaksi pada tubuh Mama. Berikut ini adalah beberapa efek sampingnya, antara lain:
- Alergi;
- Tubuh terasa panas;
- Mata memerah;
- Payudara bengkak dan nyeri;
- Mulut kering;
- Diare;
- Sakit kepala;
- Timbul rasa kantuk;
- Perasaan cemas;
- Ruam pada kulit;
- Libido berkurang;
- Gangguan menstruasi;
- Kelainan irama jantung.
Anjuran Dosis Domperidone untuk ASI
Sebelum mencoba domperidone untuk ASI booster, Mama tetap dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter dulu yaa…
Berdasarkan laman Klik Dokter, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan dosis domperidone adalah sebesar 10 – 20 mg sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari. Ibu bisa mengonsumsinya pada pukul 6 pagi, 2 siang, dan 10 malam.
Durasi konsumsi domperidone bisa berbeda-beda pada setiap Mama, tergantung anjuran dokter yang meresepkannya.
Penggunaan domperidone ini termasuk dalam dosis besar dan dengan durasi waktu yang cukup lama sehingga Mama sebaiknya mempertimbangkan manfaat, serta efek sampingnya sebaik mungkin yaa, Ma…
Umumnya, hasil penggunaan domperidone dapat dilihat dalam jangka waktu kurang dari seminggu, atau bahkan 24 jam pertama.
Mama dianjurkan untuk tetap melanjutkan konsumsi domperidone selama 2-3 minggu selanjutnya agar hasilnya semakin optimal. Setelah suplai produksi ASI sudah mulai stabil, dokter umumnya akan mengurangi dosis secara bertahap.
Berdasarkan laman Alo Medika, penggunaan domperidone ini sebaiknya dihindari bagi para Mama yang memiliki gangguan kesehatan, seperti gangguan fungsi hati berat, kelainan konduksi jantung, gangguan jumlah elektrolit, dan penderita penyakit CHF (Congestive Heart Failure) atau gagal jantung kongestif.
Perlu diingat bahwa Mama sebaiknya tidak terlalu mengandalkan pengguanaan domperidone untuk melancarkan ASI yaa…
Tetap terapkan manajemen menyusui yang tepat dengan cara menyusui dan pumping sesuai jadwal secara rutin. Sebisa mungkin menyusui semau bayi dan lakukan power pumping untuk suplai ASI yang semakin optimal.
Cara Meningkatkan Produksi ASI
Selain mengandalkan penggunaan domperidone untuk ASI booster, Mama disarankan untuk melakukan rekomendasi cara-cara meningkatkan produksi ASI lainnya, seperti:
- Memerah ASI secara rutin;
- Menyusui semau bayi, minimal 2 jam sekali;
- Mencukupi hidrasi tubuh dengan minum 8-10 gelas sehari;
- Mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi seimbang, terutama kacang-kacangan;
- Menjaga tubuh dan pikiran tetap rileks;
- Melakukan pijat laktasi dan oksitosin;
- Berkonsultasi dengan dokter atau konselor menyusui.
Itulah beberapa hal yang perlu Mama ketahui sebelum memutuskan untuk mengonsumsi domperidone untuk melancarkan ASI, baik dari segi manfaat, efek samping, hingga dosis yang dianjurkan. Jadi, bagaimana nih, Ma? Apa Mama tertarik juga mencoba domperidone untuk ASI booster?
Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!
Sources:
Apakah Domperidone Bisa Digunakan Untuk Asi Bosster ? – Tanya Alodokter
Domperidone untuk Ibu Menyusui, Benarkah Bisa Memperlancar ASI? – KlikDokter
Penggunaan domperidone untuk meningkatkan produksi ASI – Diskusi Dokter Alo Medika