fbpx

Mama, tumbuh gigi adalah salah satu tahap perkembangan penting bagi bayi, namun bisa menjadi masa yang menantang baik bagi si kecil maupun bagi Mama. Memahami tanda-tanda bayi mau tumbuh gigi dan cara meresponnya dapat membantu Mama memberikan dukungan terbaik bagi bayi. Artikel ini akan membahas ciri-ciri bayi tumbuh gigi, apa yang dirasakan si kecil, dan bagaimana Mama bisa membantunya melalui proses ini.

Bagaimana Cara Mengetahui Bayi Mau Tumbuh Gigi?

Bayi biasanya mulai tumbuh gigi antara usia 4 hingga 7 bulan, meskipun ada juga yang mulai lebih awal atau lebih lambat. Tumbuh gigi adalah proses di mana gigi pertama si kecil, yang disebut gigi susu, mulai muncul dari gusi. Proses ini dapat berlangsung selama beberapa bulan dan setiap bayi mungkin menunjukkan gejala yang berbeda.

Ciri-Ciri Bayi Mau Tumbuh Gigi

Ada beberapa tanda yang bisa menunjukkan bahwa bayi mau tumbuh gigi. Beberapa di antaranya adalah:

1. Gusi Bengkak dan Merah

Salah satu tanda paling umum adalah gusi yang tampak lebih bengkak dan kemerahan, terutama di area tempat gigi pertama akan muncul.

2. Menggigit dan Mengunyah Segala Sesuatu

Bayi yang tumbuh gigi cenderung menggigit atau mengunyah segala sesuatu, seperti mainan, jari, atau benda lainnya. Ini karena tekanan pada gusi dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman.

3. Air Liur yang Berlebihan (Drooling)

Saat tumbuh gigi, bayi biasanya mengeluarkan lebih banyak air liur daripada biasanya. Mama mungkin akan melihat si kecil sering mengeluarkan drool dan perlu sering membersihkan mulutnya.

4. Rewel atau Lebih Sensitif

Proses tumbuh gigi bisa menyakitkan bagi bayi, menyebabkan mereka menjadi lebih rewel atau mudah menangis daripada biasanya.

5. Sulit Tidur atau Tidur Terganggu

Rasa tidak nyaman di gusi sering kali mengganggu tidur bayi. Mama mungkin memperhatikan bahwa si kecil terbangun lebih sering di malam hari.

6. Menarik Telinga atau Menggosok Pipi

Karena saraf di gusi terhubung dengan telinga, bayi mungkin merasa tidak nyaman di telinga saat tumbuh gigi dan sering menarik telinganya.

7. Demam Ringan

Beberapa bayi mengalami demam ringan saat tumbuh gigi. Namun, demam tinggi bukanlah gejala umum tumbuh gigi, jadi jika suhu bayi mencapai 38°C atau lebih, Mama sebaiknya menghubungi dokter.

The pretty baby eatting a red paper

Apa Efek dan yang Dirasakan Bayi Saat Tumbuh Gigi?

Bayi yang tumbuh gigi mungkin merasa tidak nyaman di area gusi mereka. Ini disebabkan oleh gigi yang mencoba menembus lapisan gusi. Akibatnya, si kecil bisa merasa sakit, terutama di malam hari saat mereka lebih fokus pada ketidaknyamanan tersebut.

Selain rasa sakit, bayi juga mungkin mengalami gangguan makan, terutama jika mereka sedang disusui. Tekanan dari isapan bisa membuat gusi bayi terasa lebih sakit, yang menyebabkan beberapa bayi menjadi lebih pilih-pilih soal makan atau menyusu.

Berapa Lama Gejala Tumbuh Gigi Bertahan?

Durasi gejala tumbuh gigi bisa bervariasi untuk setiap bayi. Beberapa bayi mungkin hanya mengalami gejala selama beberapa hari sebelum gigi mereka muncul, sementara yang lain mungkin menghadapi gejala selama berminggu-minggu. Setelah gigi pertama keluar, gejala bisa mereda untuk sementara waktu, namun akan kembali saat gigi berikutnya mulai tumbuh.

Secara umum, proses tumbuh gigi bisa berlangsung hingga bayi berusia sekitar 2 hingga 3 tahun, saat semua gigi susu mereka telah keluar.

Kenapa Bayi Biasanya Demam Saat Tumbuh Gigi?

Demam ringan sering kali menjadi tanda tumbuh gigi, tetapi tidak semua bayi mengalaminya. Ketika gigi menembus gusi, hal ini bisa memicu peradangan ringan, yang kemudian memicu kenaikan suhu tubuh. Namun, jika demam bayi lebih tinggi dari 38°C, sebaiknya konsultasikan dengan dokter, karena demam tinggi biasanya disebabkan oleh infeksi atau masalah kesehatan lainnya, bukan tumbuh gigi.

Bagaimana Mama Bisa Membantu Si Kecil Saat Tumbuh Gigi?

Masa tumbuh gigi bisa menjadi tantangan, namun ada beberapa hal yang bisa Mama lakukan untuk membantu meredakan ketidaknyamanan si kecil:

1. Memberikan Mainan Gigitan yang Dingin

Mainan gigitan yang didinginkan di lemari es dapat membantu meredakan rasa sakit pada gusi bayi. Tekstur dingin dan keras bisa memberikan efek menenangkan pada area gusi yang bengkak.

2. Mengusap Gusi dengan Kain Basah yang Dingin

Mama juga bisa menggunakan kain basah yang dingin untuk mengusap gusi bayi dengan lembut. Ini bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan memberikan sedikit kelegaan.

3. Menyusui Langsung

Menyusui tidak hanya memberikan nutrisi penting, tetapi juga bisa memberikan kenyamanan emosional bagi bayi yang sedang merasa tidak nyaman. Menyusui langsung juga bisa membantu meredakan ketegangan pada gusi mereka. Meskipun beberapa bayi mungkin menjadi lebih rewel saat menyusu karena rasa sakit di gusi, kontak fisik yang erat dengan Mama bisa memberikan rasa tenang yang dibutuhkan.

4. Jaga Kebersihan Mulut Bayi

Pastikan Mama membersihkan mulut bayi secara teratur untuk menghindari iritasi yang disebabkan oleh air liur berlebih. Gunakan kain lembut untuk membersihkan mulut dan area dagu si kecil.

5. Pelukan dan Dukungan Emosional

Saat bayi sedang rewel karena tumbuh gigi, pelukan dan perhatian dari Mama bisa sangat membantu. Dukungan emosional adalah salah satu cara terbaik untuk menenangkan bayi dan membuatnya merasa aman.

Kesimpulan

Mama, setiap bayi melewati fase tumbuh gigi dengan cara yang berbeda, dan yang paling penting adalah memberikan kasih sayang serta perhatian. Dengan sedikit kesabaran dan dukungan, Mama pasti bisa membantu si kecil melalui proses ini dengan lebih mudah.


Sumber: