Sebagian besar Mama masih khawatir untuk mengonsumsi makanan mentah saat menyusui. Apalagi, kalau sudah terlanjur menyukai makanan mentah atau setengah matang, seperti sushi atau telur setengah matang. Wah, jadi ngga tahan!
Kabar baiknya yaitu Mama bisa mengonsumsi sushi yang tentunya dengan beberapa catatan penting. Konsumsi makanan mentah saat menyusui terbilang aman bagi ASI yang dikonsumsi si kecil.
Tidak seperti pada saat masa kehamilan Mama, hampir tidak ada risiko dari patogen atau bakteri yang bisa menular ke bayi melalui ASI ketika Mama mengonsumsi makanan mentah saat menyusui.

Catatan Penting Ketika Mengonsumsi Makanan Mentah Saat Menyusui
1. Kebersihan makanan
Mama yang mengonsumsi makanan mentah saat menyusui seperti sushi perlu memperhatikan beberapa catatan penting. Salah satu catatan pentingnya adalah Mama perlu memperhatikan kebersihan makanan yang akan dikonsumsi.
Mama bisa memperhatikan standar kebersihan restoran dan kebersihan penyajian makanan dengan mengecek sertifikat kebersihan dari organisasi kesehatan yang diakui negara, seperti Dinas Kesehatan.
Selain itu, Mama juga bisa mengecek sertifikat halal dari MUI yang biasanya akan ada logo halal di pintu masuk restoran. Hal tersebut bertujuan agar Mama bisa memastikan keamanan konsumsi sushi tersebut.
Makanan mentah bisa terkontaminasi oleh beberapa patogen, seperti bakteri yang menyebabkan penyakit dari makanan.
Contohnya yaitu bakteri E. coli dan Listeria monocytogenes. Listeria adalah jenis bakteri yang biasanya ditemukan di tanah, air, tanaman, atau produk makanan yang tumbuh di dekat tanah dan air. Mama perlu memperhatikan risiko paparan bakteri dari makanan mentah yang dikonsumsi.
2. Hindari ikan yang berpotensi mengandung merkuri
Busui perlu menghindari ikan dengan kadar merkuri tinggi, baik yang termasuk makanan mentah saat menyusui ataupun yang sudah dimasak sebelumnya. Merkuri yang dikonsumsi busui, bisa menular ke bayi melalui ASI yang dikonsumsinya.
Dilansir dari NCBI, merkuri yang terkandung dalam ikan bisa merusak sistem saraf bayi dan mempengaruhi perkembangan otaknya.
Merkuri adalah salah satu bahan yang sangat beracun bagi tubuh. Idealnya, baik anak-anak maupun orang dewasa tidak dianjurkan mengonsumsi merkuri karena kandungan merkuri dalam darah dapat menyebabkan keracunan hingga kematian.
Oleh karena itu, cara pencegahannya dengan menghindari konsumsi ikan yang mengandung merkuri di dalamnya. Meskipun kadar merkuri dalam ikan mungkin sangat sedikit, Mama juga tetap disarankan untuk menghindari konsumsi ikan tersebut.
Dilansir dari laman Health Line, contoh ikan yang mengandung merkuri, antara lain ikan king mackerel, marlin, orange roughy, hiu, swordfish, tilefish, dan tuna.
Ikan yang dikemas dalam kalengan juga perlu Mama perhatikan kadar natrium di dalamnya. Mama perlu menjaga asupan natrium dalam tubuh agar tidak melebihi ambang batas yang ditetapkan.
Alternatif Ikan yang Aman Dikonsumsi saat Menyusui
Ikan yang dimasak memberikan banyak manfaat kesehatan bagi Mama yang sedang menyusui. Ikan yang kaya akan vitamin D, asam lemak omega-3, tinggi protein, dan rendah lemak jenuh sangat disarankan untuk dikonsumsi.
Kandungan omega-3 pada ikan yang dimasak sangat bermanfaat untuk penglihatan dan perkembangan kognitif si Kecil. Nutrisi tersebut sangat baik untuk dikonsumsi.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), beberapa pilihan ikan terbaik yang bisa Mama konsumsi saat sedang menyusui adalah ikan teri, haring, salmon, nila, sarden, tiram, pollock, udang, kerang, dan kepiting.
Dilansir dari laman Baby Center, ikan tersebut bisa Mama konsumsi sebanyak 2-3 porsi setiap minggu, dengan tiap porsinya mencapai 4 ons. Mama juga disarankan untuk membatasi konsumsi ikan tuna putih dan albacore yang tidak lebih dari 6 ons dalam setiap minggunya.
Cara Mengurangi Risiko Negatif dari Konsumsi Makanan Mentah Saat Menyusui
Dilansir dari laman Medical News Today, berikut adalah cara mengurangi risiko negatif dari konsumsi makanan mentah saat menyusui.
1. Makan di restoran yang terpercaya dengan makanan yang berkualitas baik
Kualitas makanan perlu Mama perhatikan sebelum mengonsumsinya agar tidak sakit.
2. Memperhatikan standar kebersihan restoran dan kebersihan penyajian makanan.
Hal itu dapat Mama lakukan dengan mengecek sertifikat kebersihan dari organisasi kesehatan dan sertifikat halal dari MUI yang biasanya akan dipasang logonya di pintu masuk restoran.
3. Membedakan peralatan memasak untuk bahan mentah dan matang saat memasak di rumah.
Meskipun sudah dicuci dengan bersih, tidak ada salahnya untuk tetap membedakan peralatan memasak untuk bahan mentah dan matang.
4. Mencuci tangan dengan bersih setelah menyentuh makanan mentah.
Perlu Mama ingat untuk selalu mencuci tangan setelah menyentuh daging mentah, ikan mentah, dan makanan mentah lainnya, terlebih saat Mama akan menyusui si kecil.
5. Menghindari konsumsi makanan yang melebihi tanggal kadaluwarsa.
Mama perlu untuk mencatat tanggal dan waktu barang yang disimpan agar bisa dikonsumsi sebelum melebihi tanggal kadaluwarsa. Mama bisa mengurutkan untuk mengonsumsi makanan dengan tanggal kadaluwarsa paling dekat ke yang paling jauh, sehingga tidak akan ada makanan yang terbuang percuma.
6. Menjaga lemari es pada suhu yang tepat dan membersihkannya dengan rutin.
Hal tersebut bertujuan untuk menghindari pertumbuhan bakteri di dalam makanan yang disimpan dalam lemari es. Rak yang digunakan untuk menyimpan daging mentah juga perlu mendapatkan ekstra pembersihan.
Gagang atau pegangan pada lemari es juga perlu rutin untuk dibersihkan karena mungkin saja mengandung banyak bakteri di dalamnya. Mama juga bisa melengkapi lemari es dengan termometer agar mengetahui suhu di dalam lemari es yang stabil.
7. Membuat makanan mentah saat menyusui di rumah dengan teknik memasak yang tepat dan aman.
Tidak lupa saat memasak, Mama perlu membersihkan makanan mentah tersebut dengan baik dan benar agar tidak terkontaminasi oleh bakteri yang dapat mengganggu kesehatan.
Nah, itulah penjelasan tentang makanan mentah saat menyusui yang perlu Mama pahami. Semoga dapat menjadi pengetahuan baru bagi Mama agar bisa memperhatikan asupan nutrisi dari makanan mentah saat menyusui.
Selain makanan mentah, Mama juga bisa mengonsumsi makanan yang sudah dimasak seperti ikan yang kaya akan omega-3 ya, Ma…
Dapatkan informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel informatif dan menarik lainnya!
Sources:
Is It Safe for a Breastfeeding Mom to Eat Raw Fish? (babycenter.com)
Advice About Eating Fish (fda.gov)
Mercury Exposure and Children’s Health (ncbi.nlm.nih.gov)
Can You Eat Sushi while BreastFeeding? (medicalnewstoday.com)
Is It Safe to Eat Sushi While Breastfeeding? (healthline.com)