fbpx

Nyinyiran netizen  memang menjadi salah satu yang bisa membuat Mama patah hati. Contohnya seperti “PD kecil gitu, nggak ada ASI-nya pasti!” atau “Aduuh, kecil begitu PD-nya, ASI-nya nggak ada gizi pasti deh”. Yuk, tutup telinga dulu. Faktanya, Mama dengan PD besar maupun PD kecil sama-sama bisa menyusui buah hati dan menghasilkan ASI yang sehat dan bergizi. Ukuran PD besar atau PD kecil juga tidak berpengaruh terhadap jumlah ASI yang diproduksi.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ukuran Payudara dan ASI

Dilansir dari babycentre, ukuran payudara tergantung pada seberapa banyak jaringan lemak yang dikandungnya dan hal ini tidak memiliki kaitan sama sekali dengan jaringan alveoli (jaringan yang memproduksi ASI). Mama dengan PD kecil memiliki lebih sedikit jaringan lemak dibandingkan Mama dengan payudara besar. Meski demikian, bukan berarti Mama dengan PD kecil juga memiliki jumlah alveoli yang sedikit. Hal ini juga berlaku sebaliknyua.

Dilansir pula dari Halodoc, bahwa persediaan ASI dalam payudara tidak tergantung pada ukuran PD kecil atau besar, tetapi kemampuan payudara Mama dalam memproduksi ASI yang cukup untuk Si Kecil.

Melansir dari Verywell family, selama masa kehamilan dan dua minggu setelah melahirkan payudara akan mengalami perubahan. PD kecil akan mulai membesar dan penuh karena Mama memproduksi ASI yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi Si Kecil.

Akan tetapi, apabila tidak terjadi perubahan pada payudara Mama selama masa kehamilan ataupun dua minggu setelah melahirkan, Mama tetap dapat menyusui Si Kecil karena PD kecil juga sama-sama menghasilkan ASI seperti PD besar. Jadi, Mama tetap tenang, ya. 

Mekanisme jumlah produksi ASI tidak berpatok pada seberapa besar atau kecilnya ukuran payudara yang Mama miliki. Tetapi, seberapa sering payudara dikosongkan dengan cara menyusui Si Kecil atau dengan memerah ASI. Sedangkan lancar tidaknya aliran ASI bisa dipengaruhi oleh kondisi psikologis Mama. Apabila suasana hati dan pikiran Mama rileks serta percaya diri, maka aliran ASI akan semakin lancar. Kedua mekanisme ini dipengaruhi oleh hormon oksitosin dan prolaktin.

Maka dari itu, baik Mama dengan PD besar ataupun PD kecil sangat disarankan untuk sesering mungkin menyusui buah hati agar produksi ASI lebih lancar dan cukup untuk memenuhi kebutuhan Si Kecil. Hal ini karena saat bayi menyusu, hormon prolaktin merangsang kelenjar ASI di payudara Mama untuk memproduksi ASI yang kemudian akan dikeluarkan oleh oksitosin. Saat Si Kecil terus menyusu, tubuh Mama akan melepaskan lebih banyak prolaktin sehingga memberikan sinyal ke payudara untuk memproduksi ASI yang cukup. Semakin sering Si Kecil menyusu, semakin banyak ASI yang akan Mama hasilkan.

Jadi, Mama tenang saja, ya. Setiap Mama baik dengan PD besar maupun Mama dengan PD kecil memiliki kesempatan yang sama untuk mencukupi kebutuhan ASI Si Kecil dengan menyusui. Setelah melahirkan nanti, ASI Mama akan keluar secara bertahap. Produksi ASI juga akan meningkat menyesuaikan kebutuhan ASI Si Kecil. Apa Mama pernah mendapatkan komentar soal ukuran PD?

Penulis: Fernika Windi

Editor: Mega Pratidina

Source:

Ukuran Payudara Bisa Pengaruhi Jumlah ASI atau Tidak? (halodoc.com)

Is it true that small-breasted mums produce less breastmilk? (babycentre.co.uk)

Jangan Khawatir, Payudara Kecil Bukan Berarti Jumlah ASI Sedikit (alodokter.com)

Breastfeeding With Small Breasts (verywellfamily.com)

Payudara Kecil Khawatir Produksi ASI Sedikit (health.kompas.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *