fbpx

Saat bulan Ramadhan, Mama diperbolehkan untuk tidak berpuasa selama menyusui, namun banyak Mama yang menyusui tetap ingin ikut berpuasa. Lalu, apakah puasa untuk Ibu menyusui itu aman? Apa saja dampak yang akan dirasakan ketika puasa untuk Ibu menyusui?

Yuk, simak ulasan berikut untuk mengetahui dampak dan pengaruh puasa untuk Ibu Menyusui!

Pengaruh Puasa Untuk Ibu Menyusui

Sebenarnya, kuantitas dan kualitas ASI yang dihasilkan Mama saat berpuasa tetap sama. Tetapi memang akan ada perubahan pada aliran ASI saat Mama sedang berpuasa. Hal dikarenakan ketika Mama sedang berpuasa tidak mendapat asupan makan siang dan tidak mendapatkan cairan.

Dilansir dari Alodokter, ketika berpuasa tubuh lebih banyak kehilangan cairan karena perubahan pola makan dan tidur. Maak dari itu, ada baiknya Mama tetap menjaga kandungan nutrisi dalam tubuh.

Lalu, bagaimana cara agar nutrisi tetap terpenuhi ketika sedang puasa untuk Ibu menyusui?

Cara agar Nutrisi Tetap Terpenuhi Saat Puasa

Puasa untuk Ibu menyusui membuat Mama tidak makan dan minum dari pagi hingga sore. Namun, dilansir dari Healthline, Mama dapat mengatur pola makan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, dan kalsium dalam jumlah yang cukup saat sahur dan berbuka.

Mengonsumsi makanan yang tepat selama sahur dan berbuka  akan membantu Mama tetap sehat dan ASI tetap cukup selama sedang berpuasa. Selain itu, sebaiknya Mama juga menambahkan 1 kali lagi jadwal makan setelah shalat tarawih dengan porsi yang cukup dan menu lengkap.

Tak hanya makanan saja yang perlu diperhatikan, sebaiknya Mama minum air putih yang cukup untuk memenuhi cairan di dalam tubuh yang hilang ketika sedang puasa. Sebanyak minimal 3.5L/hari bisa dibagi ke beberapa kali minum sebelum dan sesudah sahur, berbuka, shalat maghrib dan shalat tarawih.

Dampak Puasa Untuk Ibu Menyusui dan Si Kecil

Dilansir melalui Parenting, puasa untuk Ibu menyusui tidak berdampak pada si Kecil. Tubuh Mama akan terus memproduksi ASI yang cukup untuk memenuhi kebutuhan si Kecil.

Namun, jika Mama melihat reaksi si Kecil yang jadi lebih rewel, atau menunjukkan gejala dehidrasi, sebaiknya Mama menunda berpuasa dulu ya, Ma…

Ketika Mama kekurangan asupan nutrisi saat sedang berpuasa, hal ini tentunya juga akan berpengaruh terhadap si Kecil. Produksi ASI akan terganggu saat Mama kekurangan asupan nutrisi dan cairan. Selain itu, aliran ASI yang kemungkinan melambat saat Mama puasa dapat membuat si Kecil lebih rewel.

Menurut Halodoc, bisa atau tidaknya mengikuti puasa untuk Ibu menyusui sebenarnya tergantung pada usia si Kecil. Ada baiknya Mama berpuasa ketika si Kecil sudah berusia enam bulan ke atas. Hal ini dikarenakan si Kecil sudah mendapatkan asupan lain selain ASI, yaitu dari makanan. 

Selain makanan bergizi lengkap dan cukup cairan, Mama juga bisa mengkonsumsi produk MamaBear untuk mencukupi makro dan mikro nutrisi dan mendukung produksi ASI. Produk mana yang Mama pilih untuk menemani Mama berpuasa tahun ini?

Dapatkan Informasi seputar ASI dan menyusui dengan mengunjungi Instagram @mamabearid, TikTok @mamabear_id, dan channel YouTube MamaBear Pelancar ASI. Sampai bertemu di artikel edukASI dan inspirASI lainnya!

Sources:

1. Fasting While Breastfeeding. URL: https://parenting.firstcry.com/articles/fasting-during-breastfeeding-impact-safety-and-tips/ (diakses 18/10/2023)

2. What You Need to Know About Intermittent Fasting While Breastfeeding. URL: https://www.healthline.com/health/breastfeeding/intermittent-fasting-breastfeeding (diakses 18/10/2023)

3. Fakta Penting tentang Puasa bagi Ibu Menyusui. URL: https://www.alodokter.com/fakta-penting-tentang-puasa-bagi-ibu-menyusui (diakses 18/10/2023)

4. Adakah Pengaruh Puasa untuk Ibu Menyusui? URL: https://www.halodoc.com/artikel/adakah-pengaruh-puasa-untuk-ibu-menyusui (diakses 18/10/2023)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *